MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pengantar jenazah yang berkendara seharusnya lebih bijak dalam menggunakan jalanan. Karena mengantar jenazah ke tempat peristirahatan terakhirnya merupakan hal yang sangat mulia.
Tidak semua orang mulia hatinya ingin mengantarkan seorang jenazah ke tempat peristirahatan terkahirnya.
Namun sangat jauh beda dengan pengantar jenazah yang ada di Makassar, kadang sangatlah memiliki sifat yang sedikit brutal.
Dimana pengantar jenazah dengan sesuka hatinya melakukan tindakan yang semena-mena, seperti melawan arus lalu lintas, membuat keributan di jalanan misalnya motornya di gas-gas dengan alasan yang tidak masuk akal, ataupun membuat pengendara lain menjadi korban dari tindakannya.
Seperti kasus yang menimpa Putry Aprilla (22) yang merupakan korban dari tindakan semena-mena yang dilakukan oleh pengantar jenazah di Makassar.
Peristiwa itu berawal saat Putry melintasi Jalan Urip Sumiharjo, Kota Makassar, Sabtu (9/12/2017) kemarin.
Pada saat itu Putry baru saja kembali dari dinas dan menuju kembali kembali kerumahnya. Tiba-tiba saja pada saat itu Putry melihat pengantar jenazah melintas dari arah berlawan serta melawan arus.
Sontak ia mengabadikan momen tersebut, dalam video yang berdurasi kurang lebih 15 detik ini Putry mengatakan sangat kesal dan pengantar jenazah merasa bangga karena melawan arus.
Tak berselang lama, datang seorang pengatar jenazah yang berboncengan langsung menendang kaca spion mobil milik Putry. Sontak saja Putry merasa terkejut dan spontan mengatakan ‘Astagfirullah’.
Terkait hal itu, Putry yang berprofesi sebagai dokter muda ini akhirnya mengunggah kekesalannya lewat unggahan ke media sosial facebooknya.
Sontak unggahan tersebut memdapat perhatian banyak dari warganet dan beberepa kali dibagikan oleh pengguna warganet lainnya.
Alumni Unhas angkatan 2013 ini juga sudah melaporkan ke pihak yang berwajib (kepolisian) mengenai peristiwa yang menyebabkan kaca spion mobilnya rusak.
“Saya memang belum melapor secara resmi, tapi sudah ada pihak polisi yang hubungi saya,”ungkapnya saat dikonfirmasi Sulselekspres.com, Minggu (10/12/2017)
Untuk laporan secara resmi, Putry mengaku akan melakukan pelaporan minggu depan. Karena keadaan sekarang tidak memungkinkan karena ia sedang sakit dan ingin persiapan ujiannya.
“Saya tidak ke kantor polisi dulu. Minggu depan insya allah kalau sudah selesai ujian. Ini orang memang harus dicari dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkasnya.
Putry juga berharap agar kejadian tersebut sudah tidak terulang lagi kepada pengguna jalan yang lain. Ini harus menjadi perhatian pihak kepolisian kepada pengantar jenazah yang seenaknya saja ugal-ugalan di jalan dan bisa menyebabkan korban bagi pengguna jalan.
Simak berikut videonya:
Posted by Evhy Windasari on Saturday, 9 December 2017






