27 C
Makassar
Sunday, March 8, 2026
HomeParlemanRDPU Dana PEN, Dua Anggota DPRD Bone Nyaris Adu Jotos

RDPU Dana PEN, Dua Anggota DPRD Bone Nyaris Adu Jotos

PenulisYusnadi
- Advertisement -

BONE, SULSELEKSPRES.COM – Suasana Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) DPRD Bone diwarnai kericuhan dan memanas serta nyaris adu jotos antar dua Anggota DPRD Bone.

Rapat ini terkait pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Bone, Jl Kompleks Stadiona Lapatau, Kamis (8/7/2021).

Dua anggota DPRD Bone bersitegang yakni H Saipullah Latif Ketua PBB Bone dan A Muh Salam dari Partai Nasdem.

Keduanya berupaya saling serang. Beruntung, belum sempat kedua legislator adu fisik, tiba-tiba beberapa legislator lain dengan cepat melerai insiden tersebut.

Dalam RDPU, Ketua Fraksi Nasdem, Andi Muh Salam mengatakan bahwa terkait pinjaman dana PEN ini tidak ada bunga sebesar 6,19 persen yang dibahas. Padahal ini harus disepakati bersama.

“Tidak ada dalam pembahasan DPR mengenai bunga atau persen dari pinjaman PEN ini kasihan masyarakat Bone menanggung bunga dari pinjaman PEN ini, semua anggaran dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bone itu semua harus dibahas melalui dari DPRD,” terang Legislatif dari Partai Nasdem ini.

“Kita ini mewakili rakyat dan jangan membohongi rakyat ayolah janganlah kita bersandiwara semua yang saya sampaikan disini adalah benar saya berani sumpah,” tambah A Muh Salam.

Setelah Andi Muh Salam bicara dilanjutlah oleh Ketua Komisi 1 DPRD Bone, H Saipullah Latif.

Menurut, Saipullah Ini konsistensi yang perlu, sebelum memberikan kesempatan, tuntutan sudah dibacakan, dan dasar tuntutan penolakan itu perlu dipresentasikan.

“Sedikit agak menggelitik, seolah-olah anggota DPRD pembawa aspirasi,” sebutnya.

Lanjut, Saifullah bahwa rapat ini tidak boleh keluar dari subtansi apa yang ingin dibahas.

“Intinya jangan membawa masalah pribadi di dalam rapat ini. Kalau berbicara jangan keluar dari subtansi pembahasan tetap fokus pada inti dari RDPU apa yang ingin disampaikan dari tuntutan teman-teman mahasiswa,” kata Saipullah.

“Saya berani sumpah pocong jika disini ada konspiratif,” tambahnya.

A Muh Salam pun protes. “Jangan selalu mau bersandiwara. Apa hasil rapat disampaikan di sini. Jangan kita membohongi rakyat,” ujarnya.

Saipullah pun membalas. “Saya bicara tidak pernah ganggu. Persoalan persentase membawa aspirasi yang akan menyampaikan, bagaimana referensi dan regulasinya, ini yang perlu lebih awal tadi dasar penolakan harus jelas. Apa artinya menghadirkan pakar, maka perlu mendengar secara seksama. Boleh menambahkan, asal tidak keluar substansi,” ungkapnya.

Setelah itu Lilo sapaan A Muh Salam memukul meja, lalu melemparkan botol air minum. Dilanjutkan Saipullah juga begitu. Alhasil Lilo balik dan berdengung. “Majuko, cilaleku,” tantang Lilo.

Mendengar itu Saipullah terpancing, dan memajuinya. Beruntung cepat dilerai anggota DPRD yang ada di sekitarnya. Meski dilerai keduanya tetap saling berteriak.

Hingga Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan pukul meja untuk meminta berhenti keduanya berbicara.

“Tolong berhenti semua bicara,” teriak politisi Golkar ini.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img