MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Hari Kemerdekaan Negara Republik Indonesia ke-74, sekaligus The Guinness Book of Records penyelaman oleh 3.000 penyelam di Manado pada 3 Agustus mendatang melibatkan banyak pihak. Salah satunya tim dari Dinas Kelautand dan Perikanan Fakfak, Papua Barat.
Menurut Penjabat Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Fakfak, Untung Tamsil, Fakfak telah memiliki SDM terampil dalam bidang penyelaman dengan menggunakan SCUBA (Self Contained Underwater Breathing Apparatus), peralatan yang membuat manusia dapat bernapas di bawah air, sehingga dapat melakukan kegiatan yang diinginkan.
“SDM ini juga dimiliki oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Fakfak. Untuk dapat berpartisipasi langsung, DPK Fakfak juga ikutserta dalam Rekor Dinia Penyelam Massal Terbanyak, Pembentangan Bendera Terbesar Di Bawah Air dan Rangkaian Penyelam Terpanjang Di Bawah Air,” jelas Untung melalui rilisnya.
Lebih lanjut, dia menyebutkan, menjadi kebahagiaan jika Fakfak dapat menjadi bagian dari pemecah Rekor Dunia tersebut.
“Fakfak juga akan menggelar acara Bentang Merah Putih sepanjang 74 meter di bawah air yang akan menjadi rangkaian acara peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 di Kabupaten Fakfak,” jelas Untung.
Sekadar diketahui, pelaksanaan penyelaman massal yang digagas oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang kini menjabat sebagai Ketua Wanita Selam Indonesia (WASI) yang juga turut melibatkan seluruh penyelam.
Rangkaian kegiatan tersebut diawali dengan registrasi ribuan peserta pria dan wanita dari dalam negeri sampai luar negeri. Ribuan peserta tersebut berasal dari berbagai profesi, diantaranya mulai dari masyarakat umum, mahasiswa, karyawan swasta, ASN, TNI, POLRI dan wisatawan mancanegara.



