SULSELEKSPRES.COM – Pengamat politik Rocky Gerung ikut memberikan kritik terhadap anggota DPR RI Arteria Dahlan.
Kritik ini terkait debat memanas antara Arteria Dahlan dan Prof Emil Salim soal Perppu KPK di acara Mata Najwa. Kritik Rocky dia sampaikan melalui media sosial Twitter pribadinya.
Rocky mengatakan, anggota DPR tugasnya adalah mengawasi. Mengawasi pemerintah bukan malah sebaliknya menyalak pada keinginan rakyat sebagai tuannya.
BACA; Denny Siregar: Saya Tidak Seperti Rocky Gerung
BACA; Denny Siregar Tolak Sepanggung dengan Rocky Gerung, Ini Alasannya
BACA: Rocky Gerung Tanggapi Keterpilihan Puan Maharani Sebagai Ketua DPR RI
“Anggota DPR itu wakil rakyat. Disuruh rakyat untuk mewakili kepentingan rakyat. Yang berdaulat adalah rakyat. Bukan si wakil,” kata Rocky Gerung seperti dilihat Sulselekspres, (10/10/2019).
Tak hanya Rocky, kritik keras terhadap Arteri juga datang dari berbagai tokoh. Termasuk dari budayawan Sudjiwo Tedjo.
Sudjiwo bahkan meminta Ketua Umum PDIP agar turun tangan meminta maaf mewakili Arteri. Apa yang dilajukan Arteri terhadap Emil Salim disebutnya sudah terlalu kasar.
“Mbak Mega sebaiknya minta maaf kepada Bapak Emil Salim atas perlakuan kasar anggotanya terhadap sesepuh kita bersama itu. Bahkan bila salah pun, orangtua tak boleh dikasari. Begitu adab kita mengajar. Permintaan maaf langsung dari yg bersangkutan, sudah tidak level lagi, Mbak.” pungkas Sudjiwo.
(*)



