MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Komisioner KPU Makassar, Abdullah Mansur menanggapi soal adanya sejumlah foto beredar terkait perbedaan data antara rekapitulasi yang diinput ke real count KPU dengan yang tercatat di C1-KWK.
“Proses upload disitu adalah menampilkan apa adanya dari TPS, salah menginput atau benar menginput itu semua ditampilkan apa adanya oleh operator,” ujar Abdullah Mansur saat dikonfirmasi, Jumat (29/6/2018).
BACA: Perhitungan KPU Belum Rampung, Soni Minta Paslon Bersabar
Seperti diketahui, pada foto yang tersebar tertulis, data C1 tersebut berada di TPS 06 Kelurahan Bontoduri, Kecamatan Tamalate. Dari foto yang dibubuhi tanda tangan tersebut, tercatat pemilih Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) mendapat 94 suara. Sementara, yang memilih kolom kosong 138 suara.

Sementara, hasil real count KPU, pasangan Appi-Cicu meraup 238 suara dan ada 1 suara yang tidak sah.
“Memang ada banyak kesalahan tulisan di KPPS, kemudian nanti diperbaiki di tingkat rekap mulai hari ini disemua kecamatan, jadi data resmi tunggu dari KPU, data diportal masih bisa berubah kalau ada perubahan ditingkat rekap,” terangnya.
“Masyarakat bisa memantau, ada saksi dari Paslon ada panwas yang mengawasi juga,” tambahnya.
Diketahui, adanya perbedaan ini kemudian memunculkan spekulasi adanya permainan dalam proses rekapitulasi.
Hasil quick count sendiri dari sejumlah lembaga survei memenangkan kolom kosong diangka 53% dari pasangan Appi-Cicu.



