30 C
Makassar
Thursday, February 12, 2026
HomeHeadlineSoal 'Kitab Suci Fiksi', Rocky Gerung: Itu Laporan Dungu dari Tim Sukses...

Soal ‘Kitab Suci Fiksi’, Rocky Gerung: Itu Laporan Dungu dari Tim Sukses Pak Jokowi

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Pengamat politik, Rocky Gerung mempertanyakan soal pemanggilan dirinya oleh pihak kepolisian soal tudingan penistaan agama dari pernyataan ‘kitab suci fiksi’ beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kasus tersebut sudah dilaporkan sejak tahun lalu dan kenapa diungkit lagi setelah dirinya blusukan hampir disemua provinsi. Dia menyebut kalau pelaporan dirinya sesuatu hal dungu yang dilakukan tim sukses Joko Widodo (Jokowi).

“Hari ini saya seharusnya diperiksa. Itu sesuatu laporan dungu dari tim sukses pak Jokowi,” kata Rocky dalam ceramahnya saat hadir dalam diskusi politik di Graha Pena, Makassar (31/1/2019).

Baca: Berada di Makassar, Rocky Gerung Tak Hadiri Panggilan Polisi

“Itu peristiwa setahun lalu, kenapa tidak diproses. Ketika saya blusukan akal sehat hampir semua provinsi, tiba-tiba saya dipanggil polisi. Ngapain itu,” tambahnya.

Dia mengatakan, pernyataan soal ‘kitan suci fiksi’ senggaja dipenggal untuk dijadikan laporan dengan tuduhan oenistaan agama.

Baca: Rocky Gerung Sebut Jokowi Bagus Sebagai Kepala Keluarga, Tapi

“Kapan saya bilang begitu? Dipenggal saja,” kata dia.

Menurutnya, dirinya sama sekali tidak menghina agama. Terlebih karena dirinya tidak menyebut agama manapun.

“Dibilang menghina agama. Agama apa saya hina, saya tidak sebut agama siapa-siapa disitu,” ujarnya lagi.

Baca: 3 Sindiran Pedas Rocky Gerung Pasca Alumni UI Deklarasi Dukung Jokowi

Dalam diskusi ini, Rocky juga menjelaskan ulang soal pemaknaan kata fiksi dan fiktif. Fiksi dianggap tidak cukup bisa diartikan hanya dengam menggunakan KBBI.

Diketahui, pada April 2018 lalu Sekjen Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian melaporkan Rocky Gerung ke Bareskrim Polri, Jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

Rocky disangkakan melanggar Pasal 156a KUHP tentang Penistaan Agama. Kasus tersebut kemudian dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Baca: Debat Rocky Gerung dengan Pendukung Ahok: Dari Kata Homo Hingga Dungu

Jack menilai pernyataan Rocky Gerung itu merupakan bentuk suatu penistaan terhadap agama. Menurut Jack, kitab suci yang disebut Rocky Gerung merujuk pada Alquran, kitab Taurat, dan sebagainya. Maka penyebutan kata ‘fiksi’ itu berarti juga menyinggung soal keberadaan Tuhan dan nabinya.

(*)

spot_img

Headline

spot_img
spot_img