27 C
Makassar
Senin, Agustus 15, 2022
BerandaHeadlineSurat Ahmad Dhani Tulis Soal Makar dan Pilpres Paling Berdarah

Surat Ahmad Dhani Tulis Soal Makar dan Pilpres Paling Berdarah

- Advertisement -

 

SULSELEKSPRES.COM – Musisi sekaligus politukus Partai Gerindra, Ahmad Dhani kembali menuliskan surat dari balik tahanan Rutan Klas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo.

Kali ini surat Ahmad Dhani menyinggung soal makar jilid II dan peluang prestasi Presiden Jokowi dengan menjadikan Pilpres paling berdarah.

“Waspadai penangkapan penculikan tokoh atas nama makar II. Makar I terjadi 2 Desember 2016,” kata Dhani dalam suratnya dilansir dari CNNIndonesia.com, Kamis (9/5/2019).

Menurut dia,juka KPU tetap keukeuh meneruskan proses penghitungan maka gerakan people power pun bakal segera terjadi dan makin membesar. Dia meminta semua dihentikan sembari dilakukan audit.

“Gerakan people power sudah pasti mulai menggelinding bagaikan bola salju,” tulis Dhani.

Dhani menyebut jika nantinya people power itu benar-benar terjadi, maka kepolisian pun bakal menangakapi para tokoh dengan tuduhan perbuatan makar. Dhani mencatut nama beberapa orang, termasuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

“Apa Polri mau membela rezim curang? Let us see. Apa TNI mau membela rezim curang? Sejarah akan membuktikan,” tambah Dhani.

Dhani juga sempat menyinggung bahwa rezim kali ini juga mengorbankan banyak nyawa untuk melanggengkan kekuasaan. Hal itu kata Dhani terlihat dari banyaknya petugas TPS yang meninggal saat gelaran Pemilu.

Atas kejadian itu, Politikus Partai Gerindra ini pun menyalahkan Presiden Joko Widodo. Ia bahkan mengatakan gelaran pilpres tahun ini, adalah pilpres paling berdarah.

“Apakah kali ini rezim harus mengambil banyak nyawa rakyat untuk melanggengkan 2 periode? Pasca pilpres, Jokowi menambah satu prestasi lagi, pilpres paling berdarah,” ujarnya.

Tak hanya Jokowi, Dhani juga sempat menyinggung DPR-MPR, NU Banser dan Muhammadiyah yang tak memberikan sikap apapun, terkait gugurnya ratusan petugas TPS. “DPR-MPR, NU Banser dan Muhammadiyah, bungkam ada 500-an korban KPU Airlines. Buta dan tuli?” tulisnya.

(*)

 

spot_img

Headline