MAKASSAR, SULSELEKSPRRS.COM – Jadwal pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2019 yang dimajukan membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar harus bekerja keras untuk bisa mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah pusat tersebut.
Pergeseran waktu yang dilakukan tersebut merupakan sebuah langka untuk menyesuaikan dengan waktu jatuhnya Bulan Ramadhan yang kemungkinan tepat di awal Mei 2019 mendatang.
BACA: Pelayanan Publik Makassar Dapat Pujian Dari Kemenpan RI
Kepala Disdil Kota Makassar, Rahman Bando, mengatakan bahwa langkah awal untuk mengikuti aturan baru jadwal UN 2019 tersebut pihaknya harus merampungkan beberapa hal, salah satunya adalah Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
“Ini membutuhkan kerja ekstra dari seluruh stake holder dinas pendidikan se-indonesia, termasuk di Makassar,” katanya, Senin (14/1/2019).
BACA: UNBK 2018: SMAS Nursya Gelar Ujian Perdana Berbasis Komputer
Olehnya itu, mantan Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian tersebut akan melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder atau pihak internal Disdik Kota Makassar untuk melakukan persiapan menyambut UN tersebut.
Meskipun dipercepat 30 hari lebih awal, Rahman Bando, optimis pelaksaan UN di Makassar akan terlaksana sesuai dengan yang telah ditetapkan pada Maret mendatang. Sehingga saat ini pihak Disdik tengah merampungkan Dakodik dari sejumlah sekolah di Makassar.
Dengan begitu pihaknya mampu mengetahui jumlah siswa yang akan mengikuti ujian nasional tersebut. Adapun target perampungan dakodik tersebut menurut Rahman paling lambat tanggal 28 Januari 2019.



