MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Setelah bulan suci Ramadhan, jumlah volume anak jalanan (anjal) dan gembel pengemis (gepeng) kini sudah mulai berkurang.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Ahmad Namsum, saat ditemui di kantornya, di Jl. Arif Rahman Hakim No.50, Ujung Pandang Baru, Kec. Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan , Rabu (26/6/2019).
“Sudah luar biasa apa yang telah dilakukan oleh Dinsos kota Makassar, bisa kita liat sendiri dengan berkurangnya volume anjal dan gepeng di seluruh pinggir jalan kota Makassar,” ujar Ahmad Namsum.
Dalam penangan dan pemberdayaan anjal dan gepeng di kota Makassar, kata Namsum, ia membentuk tim khusus dari Dinas sosial kota Makassar.
“Untuk Dinsos Kota Makassar sendiri, karena anak jalanan juga merupakan bagian dan tanggung jawab pemerintah kota Makassar,” kata dia “kami juga langsung turun ke jalan ketika ada laporan dari masyarakat, juga jika ada pantauan CCTV 112 yang terhubung langsung dengan TRC (Tim Reaksi Cepat), dengan tim yang dibentuk Dinsos Makassar,” sambungnya.
Ahmad Namsum mengatakan, TRC telah dibentuk sebelum Ramadhan 2019. Namun kata dia, hingga saat ini TRC masih berfungsi untuk penanganan terkait apa yang menjadi keluhan masyarakat.
“TRC ini juga, bukan hanya untuk bukan Ramadhan saja, TRC ini terus berjalan hingga hari ini,” ujarnya.



