MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Upaya pemerintah kota Makassar untuk meningkatkan kelas Puskesmas Jumpandang Baru menjadi Rumah Sakit tipe C harus dibayar mahal.
Pasalnya, proses pembangunan gedung yang dijadwalkan rampung tahun 2021 mendatang tersebut membutuhkan anggaran sekitar 60 miliar rupiah.
Hal ini diakuo langsung oleh pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, Agus Djaja Said, kepada awak media.
“Kalau ini (Puskesmas Jumpandang Baru) pembangunannya sudah bagus. Alokasi anggaran 60 Miliar,” ujar Agus saat ditemui di Rujab Wali Kota Makassar, Senin (23/11/2020).
“Setelah selesai pembangunannya di 2021 ini, ya paling tidak dia menjadi rumah sakit tipe c kalau sudah lengkap,” tambahnya.
Lebih jauh Agus mengatakan, jika proses pembangunan gedungnya sudah rampung, yang harus dipikirkan kemudian adalah melengkapi peralatan, termasuk pemenuhan tenaga medisnya.
“Awalnya persyaratannya itu, banyak tahapan. Nanti kan diakreditasi. Mulai dari sarana prasarana sampai dengan dokternya. 2021 Pembangunan ditargetkan finishing. Nanti sisa peralatan,” tambahnya.
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi D DPRD kota Makassar, Alhidayat Samsu, mengatakan bahwa kehadiran Rumah Sakit tipe C tersebut diharapkan dapat menampung rujukan dari Puskesmas atau pelayanan tingkat dasar.
Hal ini karena pasien yang akan dirujuk je eumah sakit tidak bisa langsung ke Rumah Sakit dengan pelayanan tipe B. Sehingga kehadiran rlRumah Sakit tipe C ini menjadi sangat krusial.
“Kita harapkan dengan adanya Rumah Sakit tipe C ini dapat melayani langsung rujukan-rujukan dari pelayanan dasar.”
“Sebab sekarang keluhan dari seluruh masyarakat pada saat mau dirujuk ke Rumah Sakit tidak bisa langsung ke tipe B, seperti RSUD Labuang Baji, RSUD Haji Makasaar, RSUD Daya Makassar,” jelasnya.



