SULSELEKSPRES.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel mewanti-wanti adanya vaksin palsu virus corona yang beredar di masyarakat.
Pemprov melalui Dinas Kesehatan Sulsel mengaku sudah melakukan antisipasi. Hal itu dilakukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, sekaligus mencegah adanya kekacauan dalam proses vaksinasi.
”Kita sudah berikan penyampaian kepada Dinas Kesehatan di daerah agar melakukan sosialisasi ke masyarakat. Ini untuk mengantisipasi vaksin palsu,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari, (24/5/2021).
Pemerintah berupaya memastikan dan meyakinkan masyarakat bahwa vaksinasi resmi hanya dilakukan pihak Dinkes melalui rumah sakit, Puskesmas, atau kegiatan yang mereka gelar.
“Kami juga telah menyampaikan ke masyarakat bahwa pelaksana Vaksinasi Covid-19 hanya dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/kota, yang menjamin bahwa vaksin yang digunakan sudah sesuai yang di distribusikan dari Kemenkes,” katanya.
Adapun untuk vaksin gotong royong masih menunggu instruksi dari Kementerian Kesehatan. Saat ini Kemenkes masih dalam tahap verifikasi perusahaan yang akan melakukan vaksinasi kepada karyawan mereka.
“Terkait Vaksin Gotong royong, saat ini Kemenkes masih dalam tahap pendataan Perusahaan swasta yang akan divaksin, jadi kami masih menunggu instruksi dulu,” ujar dia.
(*)



