SULSELEKSPRES.COM – Ekonom senior Rizal Ramli menertawakan pernyataan kader PSI sekaligus Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara, Faldo Maldini.
Faldo yang baru saja masuk dalam lingkaran kekuasaan meminta untuk menyudahi perdebatan soal mana lebih perioritas antara kesehatan atau ekonomi dalam masa pandemi Covid-19. Kesehatan dan ekonomi disebutnya sama-sama penting dan saling menguatkan.
“Menurut kami berhentilah kita untuk memperdebatkan yang mana yang lebih penting nyawa atau ekonomi, jadi keduanya adalah faktor yang saling menguatkan,” katanya dalam diskusi Ekonomi Politik Pandemi, Sabtu (30/7) dikutip dari Merdeka.
Pemerintah, kata Faldo, tetap peduli terhadap kesehatan dan ekonomi warga. Memberikan ruang warga untuk beraktifitas kembali sembari tetap memperhatikan penanganan pandemi adalah bentuk keberpihakan pemerintah.
“Kita terus untuk bekerja mencari cara untuk keluar dari pandemi ini, optimalkan seluruh sistem kita,” kata dia.
Adapun Rizal Ramli kemudian menyindir Faldo. Dia menyebut politisi muda tersebut sebagai orang yang baru saja nempel dipinggir kekuasaan.
“Astaga .. astaga .. baru aja nempel di pinggir kekuasaan. Masih muda pulak,” ujar Rizal Ramli disertai emoticon tertawa, (31/7/2021).
Astaga .. astaga .. baru aja nempel di pinggir kekuasaan 😄 Masih muda pulak 🥲
Kopas: Stafsus Mensesneg: Berhenti Debatkan Mana Lebih Penting, Nyawa atau Ekonomi | https://t.co/O37jqAtGwE https://t.co/6GiX9yOYpm
— Dr. Rizal Ramli (@RamliRizal) July 31, 2021
Rizal Ramli sendiri diketahui dalam beberapa kesempatan mengkritik keras kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19. Dia menjadi salah satu orang yang mengusulkan penerapan lockdown.
Dia mengatakan kalau pemerintah masih takut menghadapi dampak ekonomi yang lebih luas bila lockdown ditetapkan.
“Kalau kita lockdown pasti semua kena. Tapi semua rakyat kalau dikasih obat, dikasih makan [oleh pemerintah] enggak ngeluh kok, setuju untuk lockdown,” kata dia beberapa waktu lalu.
(*)



