25 C
Makassar
Friday, March 20, 2026
HomeDaerahSumpah Pemuda, Wabup Gowa: Kita Butuh untuk Bangkitkan Perekonomian di Masa Pandemi...

Sumpah Pemuda, Wabup Gowa: Kita Butuh untuk Bangkitkan Perekonomian di Masa Pandemi Covid-19

PenulisM. Syawal
- Advertisement -

GOWA, SULSELEKSPRES.COM – Pandemi Covid-19 yang masih melanda di Indonesia sangat mempengaruhi perekoniman yang ada. Sehingga di momen sumpah pemuda kali ini Pemerintah Kabupaten Gowa meminta para pemuda di Kabupaten Gowa untuk terlibat dalam pemulihan ekonomi.

Olehnya, pada momentum Hari Sumpah Pemuda ini, keterlibatan pemuda harus mampu menjadi perekat persatuan bangsa untuk bersama-sama bangkit melawan pandemi. Khususnya dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang kokoh melalui kewirausahaan pemuda.

Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni dalam amanatnya saat menjadi Inspektur Upacara 93 Tahun Hari Sumpah Pemuda mengatakan dengan tema “Bersatu, Bangkit dan Tumbuh” sesungguhnya diperuntukan untuk seluruh elemen bangsa. Tetapi bagi pemuda menjadi penting karena di tangan pemudalah kita berharap Indonesia bisa bangkit dari keterpurukan akibat pandemi.

“Kita harap bisa melangkah lebih maju untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” harapnya.

Ia menjelaskan saat ini pemerintah terus melakukan upaya dan telah mengeluarkan kebijakan, baik untuk menanggulangi wabah Covid-19 di bidang kesehatan maupun menanggulangi dampak sosial dan ekonomi akibat pandemi.

Apalagi, ersatuan pemuda di masa sekarang juga menjadi penentu kemajuan bangsa Indonesia hari ini dan tetap eksisnya bangsa Indonesia di masa yang akan datang.

“64,59 juta pemuda Indonesia ini merupakan seperempat dari populasi penduduk Indonesia. Ini menjadi harapan besar untuk kemajuan bangsa yang sudah di depan mata, akan tetapi, tanpa komitmen bersatu para pemuda untuk bangsa, niscaya impian menjadi bangsa yang unggul tidak akan terwujud,” ungkapnya.

Selain itu, saat ini sudah didukung berbagai fasilitas yang bisa mempersatukan Pemuda ada di sekeliling kita, seperti media komunikasi yang tanpa batas, koneksi transportasi dari sabang sampai merauke, dan fasilitas lain yang mengindikasikan hilangnya sekat-sekat jarak antar anak bangsa.

“Pemuda saat ini harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia, memiliki karakter, kapasitas, kemampuan inovasi, kreativitas yang tinggi, mandiri, inspiratif serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan global demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik,” harapnya.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img