SULSELEKSPRES.COM – Aksi heroik siswa SMP 1 Silawan, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Yohanes Andigala mendapat pujian dari berbagai kalangan.
Pasalnya, saat Upacara Penaikan Bendera pada Jumat (17/8/2018) kemarin, Yohanes dengan spontan memanjat tiang bendera untuk memasang tali yang sempat terputus.
Usai memasang tali bendera, Ia kemudian turun perlahan dan disambut beberapa petugas. Sebagai bentuk penghargaan, dia ikut upacara di atas panggung. Berdiri persis di samping Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan.
Setelah mendapat pujian dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi. Siang tadi, Sabtu (18/8/2018) apresiasi terhadap Yohannes datang dari pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea.
Dalam unggahan video di akun instagram miliknya, Hotman memohon kepada Wartawan atau Pejabat setempat untuk membawa Yohanes bertemu dengannya di Kopi Johny, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 19 Agustus mendatang.
“Diminta wartawan bawa remaja NTT, Johannes ke kopi joni tanggal 19 Agustus 2018 jam 8 pagi,” tulis Hotman.
Dalam videonya, Hotman mengapresiasi Yohannes yang sudah menyelamatkan prosesi upacara penaikan bendera 17 Agustus secara heroik dan alamiah dengan memanjat tiang bendera yang cukup tinggi.
“Salut untuk dia! itulah jiwa anak muda,” sebut Hotman.
Atas aksinya, Hotman berniat memberikan sejumlah uang “Permen” sebesar 25 juta rupiah kepada Yohannes, ditambah dengan kerabatnya sebanyak 25 juta.
“Saya dengan suka rela walaupun kecil…mau memberikan uang permen 25juta,” jelasnya.
Penulis: Agus Mawang



