28 C
Makassar
Thursday, March 26, 2026
HomeHiburanMaurizio Zanfanti, Playboy Pujaan Ribuan Wanita Meninggal Usai Bercinta dalam Mobil

Maurizio Zanfanti, Playboy Pujaan Ribuan Wanita Meninggal Usai Bercinta dalam Mobil

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Maurizio Zanfanti alias Zanza, seorang Playboy dari Rimini, Italia, dilaporkan meninggal dunia pada usia 63 tahun.

Dilansir dari Kompas, Maurizio Zanfanti meninggal akibat serangan jantung ketika berhubungan seks dengan seorang turis yang diduga berasal dari Romania pada Selasa malam (25/9/2018) waktu setempat.

Baca: Polisi Selidiki Kematian Mantan model dewasa tewas tercekik di Apartemennya

Dilaporkan Daily Mirror, Jumat (28/9/2018), turis 23 tahun itu langsung menelepon paramedis setelah melihat kondisi Zanza. Namun, petugas medis yang datang tak mampu menyelamatkannya.

“Zanza meninggal ketika melakukan kemampuan terbaiknya. Bercinta dengan perempuan,” ulas harian lokal Italia, Il Resto Del Carlino.

Dalam laporan media lokal, Zanfanti mengenal turis yang tak disebutkan identitasnya itu sejak beberapa tahun yang lalu.

Sebelum Zanfanti terkena serangan jantung, mereka berdua dikabarkan bercinta di dalam mobil di kawasan Via Pradella, Rimini.

Baca: Video Viral, Ulama Gus Miftah Ajak Wanita Seksi di Club Malam Bali Takbir dan Berselawat

Wali Kota Rimini Andrea Gnassi mengucapkan belasungkawa, dan menyebut Zanfanti sebagai seorang “legenda di dunia malam”.

Zanfanti, yang dikenal sebagai Romeo dari Rimini, dilaporkan pernah berhubungan seks dengan 6.000 perempuan. Dia memulai kiprahnya sejak usia 17 tahun.

Baca: Yuk Intip Aura Kasih Pamer Foto Seksi di Kamar Mandi

Saat itu dia bekerja di sebuah kelab malam bernama Blow Up dengan tugas membujuk para perempuan yang sedang lewat untuk mampir ke tempat itu.

Dengan wajah rupawan dan kulit seperti zaitun, tidak sulit baginya untuk membujuk para perempuan itu. Dia mengklaim tidur dengan 200 wanita di sebuah musim panas.

Di musim panas, Zanfanti bakal menghabiskan liburan di kawasan Skandinavia dan bekerja dengan sebuah agensi pariwisata setempat.

Karena pesonanya, Daily Mail memberitakan, para pemujanya di kota Swedia sampai membuat patung lilin. Di 1986, majalah L’Espresso menjulukinya “Playboy Tersukses Italia”.

(*)
spot_img

Headline

spot_img
spot_img