25 C
Makassar
Thursday, March 12, 2026
HomeNasionalJokowi dan Sandi 'Perang' Sindiran, Orang Super Kaya vs Pencitraan

Jokowi dan Sandi ‘Perang’ Sindiran, Orang Super Kaya vs Pencitraan

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Jokowi dan Sandiaga Uno terlibat aksi saling sindir soal polemik harga kebutuhan pokok di pasar tradisional.

Terdapat ketidaksesuaian harga bahan pokok antara Jokowi dan Sandi. Dimana Sandi selalu menyebut kalau harga bahan pokok melonjak dan mahal, pernyataan yamg kemudian dibantah langsung oleh Jokowi.

Namun bantahan dari Capres nomor urut 01 ini tak membuat Sandi berhenti menyebut akan mahalnya harga di pasar.

Baca: Kasus Dahnil Anzar Dicurigai Bermotif Mukhtamar Pemuda Muhammadiyah, Bukan Pilpres

Hal ini kemudian mendapat sentilan dari Presiden Jokowi. Jokowi menyebut kalau ada orang superkaya datang kepasar tanpa beli apa-apa, lalu keluar bicara soal harga mahal di pasar tradisional.

“Orang nggak pernah ke pasar kok, nongol-nongol ke pasar keluar ngomong mahal-mahal. Nggak mungkin orang super kaya tahu-tahu datang ke pasar, nggak mungkinlah datang ke pasar, nggak beli apa-apa, keluar (mengatakan) ini mahal, ini mahal,” kata Jokowi 24 November, kemarin.

Baca: Sindir Balik Jokowi, Sandi: Kalau Belanja di Pasar Itu Pencitraan

Pernyataan Jokowi ini kemudian ditenggarai kuat mengarah kepada Sandi.

Sandi yang merupakan Cawapres dari Prabowo Subianto tak tinggal diam dengan ikut menanggapi sentilan Jokowi.

Sandi mengatakan, dirinya sebenarnya tetap berprasangka baik terkait pernyataan Presiden Jokowi soal orang super kaya datang ke pasar, enggak beli apa-apa, kemudian keluar pasar dan bilang harga mahal.

“Saya Huznudzan saja atas pernyataan Pak Presiden. Mungkin yang dimaksud bukan saya. Tapi kalau memang ditujukan kepada saya, yang bilang harga-harga di pasar naik dan tidak stabil, bukan saya, tapi pedagang dan pembeli sendiri,” kata Sandi dilansir Sulselekspres.com dari CNN Indonesia (25/11/2018).

Baca: Aktivis NU Tulis Puisi untuk Sandiaga Uno dan Fadli Zon Soal Video Viral di Kuburan

Menurut Sandi, dirinya memang tak pernah berbelanja di pasar, kegiatannya di pasar hanya untuk memantau stabilitas harga pangan. Dia kemudian menyebut jika membeli di pasar justru menjadi sebuah pencitraan.

“Belanja ke pasar itu tugas orang rumah saya. Kalau saya belanja di pasar itu namanya pencitraan,” katanya.

Seperti diketahui, Jokowi seringkali jika pasar ikut membawa pulang barang belanjaan ketika ke pasar.

Baca: Disebut Jokowi Tiru George Bush, Rizal Ramli Minta Prabowo Cuek

Dalam kunjungan ke pasar terbaru, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana menyempatkan berbelanja batik di Pasar Grosir Sentono, Pekalongan, sebelum menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (23/11/2018),

(*)

spot_img

Headline

spot_img
spot_img