MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Ruang terbuka hijau sebagai salah satu kebutuhan masyarakat. Olehnya itu dalam peraturan perundang-undangan setiap daerah yang ada di Indonesia harus memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Namun, masih ada yang belum menemukan cara yang jitu untuk menghadirkan RTH di tengah kota. Salah satunya adalah Kota Makassar. Hingga saat ini RTH belum mencapai tiga puluh persen atau berada di diangka 13 persen.
BACA: Walhi Sebut Kurangnya RTH Sebab Banjir di Kota Makassar
Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Bahar Cambolong mengakui RTH di Kota Makassar hingga saat ini masih belum mencapai target sebesar 30 persen. Meskipun, tetap ada peningkatan RTH tiap tahunnya.
“Selama kurang lebih 5 tahun, atau selama kepemimpinan Danny Pomanto ada peningkatan RTH sebesar 1 persen lebih. Memang belum terpenuhi tetapi selalu ada peningkatannya,” katanya, Rabu (16/1/2019).
BACA: Banyak Perumahan Tidak Penuhi RTH 20 Persen, Pemkot Perketat Penerbitan IMB
Menurutnya, Kota Makassar adalah kota metropolitan dan hampir seluruh bagian selalu ada aktifitas pembangunan, sehingga hal itu juga berdampak pada kurangnya lahan yang akan diperuntukkan sebagai RTH.
Meski demikian, Barcam masih optimis bisa mencapai target hingga 30 persen ditahun ini, dengan rincian 20 persen publik 10 persen privat dari lahan lahan yang telah berubah jadi perumahan.
Dalam waktu dekat ini, pihak DLH berencana akan menanam sebanyak 6000 pohon,yang akan disebar diberbagai wilayah di kota makassar,
4 jenis pohon rencananya ditanam adalah dari ketapang kencana, palem kuning, pelangi dan tabebuya, dan itu juga kita akan khususkan di jalur jalur tengah.



