25 C
Makassar
Sunday, April 12, 2026
HomePSMPSM Makassar Gilas Badak Lampung FC

PSM Makassar Gilas Badak Lampung FC

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – PSM Makassar dan Perseru Badak Lampung FC tengah melakoni laga kedua Shopee Liga 1 2019, di Stadion Andi Matalatta, kota Makassar.

Laga yang berlangsung pada hari Jumat (24/5/2019) malam tersebut menampilkan permainan menarik. Kedua tim saling melancarkan serangan ke pertahanan lawan masing-masing.

Babak Pertama

Bahkan Badak Lampung memperoleh peluang lebih dulu saat laga berjalan lima menit. Tetapi Marquinos yang mengeksekusi tendangan bebas belum bisa memaksimalkan peluang.

Kedua tim terus menampilkan permainan saling serang. Akhirnya di menit ke-16, Rasyid Bakri sukses membobol gawang Badak Lampung lewat tendangan melengkung.

Rasyid Bakri lebih dahulu melewati beberapa pemain bertahan Badak Lampung, sebelum akhirnya melepaskan tendangan ke sisi kanan gawang Dikri Yusron lewat kaki kirinya.

Satu menit berselang, PSM kembali mendapat peluang emas lewat skema serangan balij. Sayangnya, Asnawi gagal memberikan umpan matang kepada Guy Junior, sehingga bola masih bisa diamankan tim Badak Lampung.

Di menit ke-19 sebenarnya tim tamu punya peluang. Tetapi lagi-lagi, Marquinos yang mengeksekusi tendangan bebas gagal memaksimalkan peluangnya.

Di menit ke-23 Jepri Kurniawan mendapat hadiah kartu kuning, setelah dirinya melakukan pelanggaran keras terhadap Asnawi Mangkualam.

Pemain kedua tim sempat berseteru di tengah lapangan setelah beberapa pemain saling berbenturan. Bahkan di menitke-30, Zulham diganjar kartu kuning karena melakukan pelanggaran keras.

Tetapi untuk kesekian kalinya gawang PSM Makassar masih aman dari kebobolan, karena eksekutor Badak Lampung, Marquinos, gagal memanfaatkan peluang tendangan bebas.

Rasyid Bakri nyaris menggandakan keunggulan PSM di menit ke-39. Tetapi dirinya justru mengirim umpan tarik dan tidak ada pemain PSM yang bisa menyambar umpannya, tetapi hanya membuahkan pelanggaran bagi tim tamu.

Pelanggaran tersebut ternyata jadi petaka bagi Badak Lampung. Sebab Marc Klok yang mengambil alih tendangan bebas, justru mengambil inisiatif cerdas.

Sang kapten mengirim umpan kepada M. Rahmat dan diselesaikan dengan baik oleh Zulham Zamrun di menit ke-41.

PSM hanya butuh waktu tiga menit untuk menambah pundi-pundi gol. Sebab di menit ke-44, M. Rahmat menerima umpan cantik dati Guy Junior, kemudian melakukan kocekan dan memperdaya penjaga gawang Badak Lampung dan melesatkan gol ketiga PSM.

Skor 3-0 menjadi penutup babak pertama.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, PSM langsung menggencatkan serangan. Bahkan barisan pertahanan PSM pun melewati garis tengah lapangan.

Beberapa menit berlangsung, PSM terus memainkan penguasaan bola. Laskar Juku Eja lebih banyak memainkan bola-bola pendek, mengontrol ritme permainan, meski sesekali melakukan serangan cepat.

Bahkan PSM nyaris mencetak gol keempatnya di menit ke-52, tetapi bola masih bisa diamankan oleh penjaga gawang Badak Lampung, Dikri Yusron Afafa.

Badak Lampung juga sempat mendapatkan peluang di menit ke-58 lewat pemain bertahan mereka, Kurniawan Karman. Tetapi tendangannya jatuh di pelukan Rivky Mokodompit.

Dua menit berselang, Zulham hampir saja membobol gawang Badak Lampung, tetapi tendangannya masih terlalu lemah, sehingga bola dengan mudah diamankan Dikri.

Seolah tak ingin menyurutkan serangan, PSM kembali mendapat peluang emas dari kaki Guy Junior di menit ke 62. Tetapi tendangam Guy masih membentur tiang gawang.

Lagi-lagi Rasyid Bakri nyaris menyarangkan bola ke gawang lawan setelah penjaga gawang Badak Lampung maju terlalu jauh. Tetapi tendangan Rasyid masih melenceng di sisi kiri gawang lawan.

Kemudian di menit ke-65, Perseru Badak Lampung merotasi dua pemainnya sekaligus. Talaohu Abdul Musafri dimasukkan mengantikan Jefri Kurniawan. Kemudian Suhandi dimasukkan menggantikan Abdul Rahman Lestaluhu.

Alih-alih menyerang, di menit ke-64 Badak Lampung kembali kebobolan. Kali ini lewat striker PSM Makassar, Guy Junior.

Kemudian di menit ke-70 Zulham Zamrun ditarik keluar dan digantikan oleh pemain bernomor punggung 23, Bayu Gatra.

Di menit ke-74 Abdul Rahman yang ditabrak oleh Marquinos justru diganjat kartu kuning oleh wasit. Keputusan wasit itu menuai kontriversi dan beberapa pemain berkumpul di lapangan. Bahkan bos PSM Makassar, Munafri Arifuddin, turun hingga ke pinggir lapangan.

Si menit ke-77 M. Rahmat kembali mendapat peluang. Tetapi tendangan kirinya masih melambung tinggi. Bahkan gawang PSM sempat terancam di menit yang sama, tetapi sepakan Marquinos masih diamankan Rivky.

Di menit ke-78, baik PSM maupun Badak Lampung sama-sama melakukan pergantian pemain. PSM menarik M. Rahmat dan memasukkan Saldi, kemudian Badak Lampung menarik Muhammad Fahri dan memasukkan Rio Valentino.

Pada saat laga memasuki menit ke-84, PSM Makassar memasukkan striker militannya, Ferdinand Sinagan, untuk menggantikan Guy Junior yang memulai laga sejak menit pertama kick off.

Di menit-menit akhir, Rio Pratama Valentino melakukan pelanggaran keras terhadap pemain PSM, sehingga dirinya harus diganjar kartu kuning oleh wasit.

Di menit tambahan waktu, Ferdinand nyaris membobol gawang Dikri, hanya saja sang kiper mampu menepis tendangan Ferdinand dan hanya menghasilkan tendangan sudut.

Di menit akhir babak ekatra time PSM Makassar nyaris menambah gol setelah terjadi kemelut di depan gawang Perseru Badak Lampung. Tetapi sampai peluit panjang berakhir, skor 4-0 menjadi skor akhir pertandingan.

Penulis : Widyawan Setiadi

spot_img

Headline

spot_img
spot_img