SULSELEKSPRES.COM – Pengamat politik Rocky Gerung berbicara panjang lebar soal sikap politiknya menjadi oposisi terhadap kekuasaan.
Hal itu disampaikan Rocky saat menjadi narasumber ditayangan Youtube Deddy Corbuzier. Dalam tayangan tersebut, Rocky juga mengurai soal makna kata ‘dungu’ yang sering disampaikan dalam kritiknya.
Rocky mengatakan, kata dungu bukanlah penghinaan terhadap seseorang. Dungu disebut sebagai gambaran atau istilah bagi setiap orang yang gagal bernalar.
“Dungu itu artinya gagal bernalar. Jadi dungu itu adanya dikepala bukan dihati orang. Gue ngga pernah bilang orang dungu, cara berfikirnya dungu,” kata Rocky seperti dilihat Sulselekspres, Rabu, (30/10/2019).
Dia menambahkan, sebutan dungu terhadap aparat pemerintahan diklaim bukan serangan terhadap personal. Secara pribadi dia menyebut dan mengakui kalau Presiden Jokowi adalah orang baik.
“Setiap orang yg gagak bernalar pasti dungu, karena kekuasaan terlihat setiap hari maka sasaran gue kekuasaan,” katanya.
“Jadi gue periksa saja tuh, mentrinya begini dungu, presidennya dungu. Tapi jalannya pikirannya ya bukan orangnya. Jokowi pasti orang baik tuh, tapi ada kan jalan pikiran tidak bernalar,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rocky juga menjelaskan dirinya tidak ada yang menunggangi secara politik. Tuduhan kalau dirinya digerakkan tokoh politik tertentu disebut terbantahkan dengan sendirinya.
“Barusan saya kritik Prabowo, kalau saya orang Prabowo tidak mungkin saya kritik dia. SBY juga saya kritik dari dulu,” pungkasnya.



