MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Sebagai Partai pemenang Pemilu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tentu menjadi incaran banyak figur jelang berlangsungnya Pilkada serentak 2020 mendatang.
Hal itu juga tidak luput dari perhatian berbagai tokoh yang ada di kota Makassar, untuk berbondong-bondong meminta dukungan partai Moncong Putih tersebut di Pilwali 2020.
Sejumlah bakal calon sudah menyatakan hasratnya terhadap dukungan PDIP, dengan mendaftarkan diri sejak proses penjaringan dibuka sampai pada tahapan tertentu yang masih berlangsung hingga hari ini.
Setelah melewati beberapa tahap, kini proses penjaringan PDIP sudah memasuki tahapan survei bakal calon wali kota Makassar, untuk mengetahui siapakah bakal calon yang layak mendapatkan dukungan partai.
Di tahap ini, partai yang didirikan oleh puteri proklamator Indonesia, Megawati Soekarno Putri, tersebut menggunakan jasa lembaga survei Indopolling Network Research, untuk melihat elektabilitas bakal calon wali kota Makassar.
Hal itu dibenarkan oleh sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP kota Makassar, Raisul Jaiz, saat dikonfirmasi oleh reporter Sulselekspres.com, Jumat (6/12/2019) sore.
BACA : PDIP Makassar Belum Tentukan Calon yang Bakal Kendarai Partai di Pilwali 2020
“Ya, kita sudah masuk tahapan survei. Untuk lembaga surveinya kami pakai jasa Indopolling,” ujar pria yang akrab disapa Rais tersebut.
Lebih lanjut, pria yang juga menjadi koordinator penjaringan bakal calon walikota Makassar di tingkat DPC tersebut mengatakan, bahwa proses survei sudah berjalan dan akan berlangsung selama dua pekan.
“Prosesnya sepertinya sudah turun (mulai). Kalau waktu pelaksanaannya itu dua minggu, semua rangkaiannya,” lanjutnya.
Setelah hasil survei diperoleh, barulah partai akan menentukan siapa bakal calon yang akan diusung pada pertarungan Pilwali Makassar 2020 mendatang.



