MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Menyandang status sebagai tim tertua di Indonesia, nama PSM Makassar tentu sudah tidak asing lagi bahkan layak diberi label sebagai salah satu tim tersohor di kancah sepakbola Indonesia.
Nama besar PSM Makassar tentu sudah familiar di Indonesia, khususnya di daerah asal tim berjuluk Juku Eja tersebut, kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Ketika orang Sulawesi Selatan ditanya tentang tim sepakbola Indonesia, maka hampir dipastikan PSM Makassar masuk dalam salah satu daftar nama tersebut.
Bagaimana tidak, prestasi yang diberikan oleh PSM Makassar untuk Sulawesi Selatan di kancah nasional bahkan internasional tentu memberi kesan tersendiri bagi masyarakat setempat.
Maka sudah menjadi hal lumrah jika PSM Makassar dikenal secara luas oleh masyarakat, mulai dari kalangan dewasa, remaja, sampai dengan anak-anak.
Hal itu juga dialami oleh salah satu nominator Puteri Pendidikan Indonesia asal Sulawesi Barat, Muliana Mursalim, yang turut menyampaikan komentarnya terkait progres PSM Makassar di musim 2020 ini.
Diketahui, jelang mengarungi musim baru, PSM Makassar sangat antusias terlibat di jendela transfer Januari ini. Diketahui PSM Makassar telah merekrut 10 pemain baru.
Selain itu PSM juga telah mendatangkan pelatih baru asal Kroasia, Bojan Hodak. Tidak berhenti di situ, PSM juga nyaris merombak total jajaran pelatih dengan mendatangkan tiga asisten pelatih baru, termasuk pelatih kiper.
Komposisi baru Pasukan Ramang ini tentu memberikan asa yang lebih baik, mengingat manajemen juga telah menargetkan gelar juara di musim 2020 ini.
Harapan tersebut ternyata sejalan dengan Muliana Mursalim, yang juga mengharapkan kebangkitan dan kejayaan PSM Makassar di musim 2020 ini.
“Sebenarnya saya tidak terlalu suka bola. Tapi kadang saya terbawa euforia teman-teman yang suka bola, apalagi PSM Makassar,” buka Puteri Pendidikan Sulawesi Barat tersebut.
“Di Makassar ini ada PSM Makassar yang menjadi andalan, khususnya bagi teman-teman mahasiswa,” ujar mahasiswi Fakultas Hukum Unhas tersebut kepada reporter Sulselekspres.com, Rabu (8/1/2020).
“Harapan saya untuk PSM Makassar yang sudah membawa nama baik Makassar, khususnya Sulawesi Selatan di kancah nasional bahkan internasional, semoga PSM bisa mempertahankan prestasi yang ada. Kalau perlu lebih ditingkatkan lagi,” bebernya.
Terkait pergantian pelatih dan kedatangan sejumlah pemain baru, penulis buku “Cinta Dalam Naungan Tuhan” tersebut optimis tidak akan menurunkan prestasi PSM, justru bakal semakin meningkatkan torehan prestasi anyar.
“Adanya pergantian pelatih dan sebagainya, itu tidak membuat prestasi PSM kendor ataupun menurun, tetapi justru sebaliknya (meningkat).”
“Semoga PSM bisa juara, dan tentunya ini menjadi salah satu pembuktian bahwa orang Sulawesi juga bisa. Salah satunya ya dengan adanya PSM ini,” lanjutnya.
Lebih jauh mahasiswi yang kerap disapa Mumu ini memberikan dukungannya agar PSM terus berjaya dan bisa merengkuh trofi di musim 2020 ini.
“Karena PSM itu sudah menorehkan berbagai prestasi di bidang olah raga. Jadi intinya harus dipertahankan, PSM harus tetap berjaya, harus tetap juara pastinya.”
“Kami dari kaum muda, muda-mudi Makassar, tentunya mendukung dan berharap penuh kepada PSM untuk bisa memberikan yang terbaik, bukan untuk Makassar dan Sulsel saja, tapi juga untuk Indonesia. Ewako PSM,” tutupnya.



