23 C
Makassar
Friday, February 20, 2026
HomeHeadlineRocky Gerung Kritik Ganjar: Dia Inginkan Kematian apa?

Rocky Gerung Kritik Ganjar: Dia Inginkan Kematian apa?

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Kebijakan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyiapkan tempat pemakaman di ​​​​​​taman makam pahlawan tenaga medis yang meninggal dunia akibat virus corona menuai kritik dari Rocky Gerung.

Mantan dosen Universitas Indonesia (UI) ini menganggap kalau menyiapkan makam bagi tenaga medis seperti halnya menginginkan kematian bagi mereka.

“Ganjar memberitakan secara sangat percaya diri bahwa pemerintah Jawa Tengah atau gubernur akan menyiapkan taman makam pahlawan untuk para medis yang ada digaris depan. Jadi akal sehat saya mengatakan, dia menginginkan kematian apa?” ujar Rocky Gerung dilihat dari Tayangan Youtube pribadinya, Rocky Gerung Official, (14/4/2020).

Baca: Rocky Gerung Soal Virus Corona: Pemerintah Panik

Menurut Rocky, Ganjar mungkin saja punya niat baik tapi kalkulasi akalnya kurang bagus. Ganjar disebut seharusnya menyiapkan hal lain agar para tenaga medis jangan sampai ke taman makam pahlawan setelah menjadi jenazah.

“Sebetulnya ada dua hal disitu. Ganjar mungkin punya niat baik tapi kalkulasi akalnya kurang bagus. Sehingga orang menganggap mestinya disiapkan supaya tidak ke makam pahlawan, tidak menjadi jenazah karena mereka akan mengurus orang sakit,” katanya.

Baca: Rocky Gerung: Kritik Said Didu Biasa, LBP Suka Bercanda

“Masa disiapin taman makan pahlawan. Jadi berharap bahwa akan ada penghormatan setelah mereka meninggal, justru menghormati tenaga medis sebelum meninggal dengan APD. Jadi logika semacam itu menjengkelkan,” tambah Rocky.

Seperti banyak diberitakan, Ganjar menyiapkan tempat pemakaman di ​​​​​​taman makam pahlawan bagi tenaga medis yang meninggal akibat virus ini.

Keputusan menyiapkan Taman Makam Pahlawan untuk para tenaga medis yang meninggal akibat COVID-19 itu karena adanya penolakan pemakaman jenazah perawat oleh sejumlah warga di Ungaran, Kabupaten Semarang beberapa waktu lalu.

Baca: Ganjar Kirim Relawan Bantu Anies Bereskan Banjir Jakarta

Ganjar mengaku sakit hati. Dia menyebut seluruh dokter, perawat dan tenaga medis merupakan pejuang kemanusiaan yang harus diberikan penghormatan karena sudah berjuang dengan luar biasa, serta mengorbankan dirinya untuk mengatasi wabah mematikan ini.

(*)

spot_img

Headline

spot_img
spot_img