29 C
Makassar
Saturday, March 21, 2026
HomeDaerahJelang PSBB Gowa, Kecamatan Somba Opu Didistribusikan 6.000 Paket Sembako

Jelang PSBB Gowa, Kecamatan Somba Opu Didistribusikan 6.000 Paket Sembako

- Advertisement -

SUNGGUMINASA, SULSELEKSPRES.COM – Menjelang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kabupaten Gowa mulai Senin, 4 Mei 2020. Pemerintah daerah mulai mendistribusikan paket sembako dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Paket sembako ini didistribusikan kepada keluarga kurang mampu atau rentan berdasarkan Data Terpadu Kementerian Sosial (DTKS), serta terdampak virus corona atau Covid-19. Salah satu wilayah yang mendistribusikan yakni Kecamatan Somba Opu.

Camat Somba Opu Agussalim menyebutkan, untuk di wilayahnya sekitar 6.000 paket sembako yang akan didistribusi ke masyarakat di 14 kelurahan. Dalam pendistribusiannya pun melibatkan anggota TNI dan polri dibantu aparat kelurahan untuk diantar langsung ke rumah masyarakat.

“Paket sembako ada yang diantarkan langsung ke rumah-rumah oleh RT yang diawasi langsung oleh TNI, Polri dan unsur pemerintah. Bagi yang mengambil di kantor kami tetap berlakukan pola jaga jarak,” katanya, Sabtu (2/5/2020).

Dalam setiap paket sembako ini terdiri dari beras 10 kilogram, 1 rak telur, 1 kilogram gula pasir, 1 ball mie instan, 2 liter minyak goreng, 4 kaleng ikan sarden dan 2 kilogram terigu.

Sementara untuk mengakomodir masyarakat yang belum terdata dan layak mendapatkan bantuan. Pihaknya bersama jajaran polsek dan koramil Kecamatan Somba Opu telah membuka layanan pengaduan.

“Pak kapolsek dan pak danramil juga sudah membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang luput dari pendataan atau yang belum terdaftar. Kalau memang ada, langsung di komunikasikan ke lurah masih-masing untuk dicocokkan jangan sampai dia dobel,” terangnya.

Ia pun menargetkan, sesuai arahan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan pihaknya akan merampungkan pendistribusian di wilayahnya pada Minggu, 3 Mei 2020 besok atau sebelum pelaksanaan PSBB resmi diberlakukan.

Sementara, Lurah Katangka Hikmatullah mengungkapkan, agar pendistribusian betul-betul berjalan dengan baik dan menghindari adanya penerima ganda maka setiap penyerahan akan disertakan tandatangan bukti terima dari penerima dan petugas.

“Saat menyerahkan paket sembako kami juga meminta penerima bertanda tangan diberita acara. Supaya menghindari pemberian sembako dobel dan sekaligus sebagai komitmen warga mau patuh dalam aturan PSBB,” terangnya.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img