24 C
Makassar
Saturday, March 21, 2026
HomeOlahragaPSG Juara, Jalan Juventus Kembali Terbuka, Liverpool Masih Merana

PSG Juara, Jalan Juventus Kembali Terbuka, Liverpool Masih Merana

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) telah menelan banyak korban, mulai dari nyawa, perekonomian, sampai dengan berbagai sendi kehidupan lainnya.
 
Akan tetapi berbeda halnya dengan raksasa sepak bola Prancis, Paris Saint Germain (PSG). Berkat merebaknya Covid-19, tim besutan Thomas Tuchel tersebut sukses meraih gelar juara secara dini.
 
Neymar Jr, Kylian Mbappe, dan segenap jajaran PSG tentu merasa bahagia setelah trofi juara Ligue 1 jatuh ke tangan mereka, usai kompetisi musim 2019/2020 dihentikan akibat penularan Covid-19.
 
PSG secara perkasa berhak tampil di Liga Champions Eropa musim 2020/2021, ditemani dua tim lainnya, yaitu Rennes dan Olympic Marseille.
 
Bukan cuma PSG, di Italia, seluruh tim sepakat untuk melanjutkan kompetisi sepakbola tertinggi mereka, Serie A, setelah mendapat lampu hijau dari presiden FIGC dan bakal disetujui oleh perdana menteri Italia.
 
Hal ini tentu menjadi angin segar bagi beberapa tim yang sedang berjuang meraih gelar scudetto musim ini, seperti Juventus, SS Lazio, Inter Milan, dan juga Atalanta.
 
Selain itu, sejumlah tim besar seperti AC Milan, AS Roma, dan Napoli, juga memiliki kesempatan untuk bertarung di papan atas klasemen. 
 
Jika dihitung secara matematika, Juventus memang menjadi tim yang paling berpeluang untuk merebut gelar scudeto. Akan tetapi masih ada Lazio, Atalanta, dan Inter Milan yang berpeluang menyalip Cristiano Ronaldo dan kolega dalam perebutan gelar juara.
 
Akan tetapi berbeda dengan PSG dan Serie A Italia. Nasib jawara bertahan Liga Champions Eropa asal Inggris, Liverpool FC, justru masih merana menantikan kepastian kompetisi.
 
Liverpool sebenarnya lebih diuntungkan jika kompetisi dilanjutkan. Sebab tim besutan Jurgen Klopp hanya butuh dua kemenangan saja untuk memastikan gelar juara Premier League di tangan mereka.
 
Berbeda halnya jika kompetisi dihentikan. Sebab ada tiga kemungkinan yang bakal terjadi jika English Premier League dihentikan. Peluang Liverpool untuk juara tentu semakin menipis.
 
Opsi pertama, jika kompetisi dihentikan maka klasemen saat ini akan ditetapkan sebagai klasemen akhir, dan secara otomatis Liverpool akan keluar sebagai jawara.
 
Opsi kedua yang muncul adalah melakukan play off untuk penentuan gelar juara dan jatah tampil di Liga Champions maupun Liga Europa musim depan, dengan melibatkan enam tim teratas klasemen.
 
Pilihan kedua ini tentu membuat Liverpool harus memulai semuanya dari nol. Sebab lima tim lainnya merupakan tim kuat, seperti Manchester City, Leicester City, Chelsea, Wolverhampton Wanderes, dan Manchester United.
 
Opsi ketiga tentu menjadi petaka bagi Liverpool. Sebab kompetisi akan dihentikan tanpa ada yang berhak mengklaim gelar juara. Semua tim akan kembali mengulang kompetisi musim depan.
 
Hal ini diperkuat dengan gugatan berbagai tim peserta Premier League seperti Tottenham Hotspur dan West Ham United, yang menolak Liverpool sebagai juara jika kompetisi dihentikan.
 
Selain kedua tim di atas, beredar kabar bahwa Norwich City, Watford, dan Crystal Palace, turut menolak trofi juara diberikan kepada Liverpool jika kompetisi dihentikan.
 
Kondisi ini tentu membuat Liverpool harap-harap cemas akan status mereka. Hal yang paling diharapkan tentu kembali mengarungi Liga dan keluar sebagai juara. Akan tetapi kelanjutan kompetisi Premier League sampai saat ini belum diketahui kejelasannya.
 
spot_img

Headline

spot_img
spot_img