BONE, SULSELEKSPRES.COM – Nasib nahas menimpa Baharuddin (45) merupakan seorang anak buah kapal (ABK) kapal nelayan yang kini dalam pencarian Tim SAR gabungan dari unsur Batalion C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel dan Basarnas Bone.
ABK tersebut dilaporkan tenggelam di laut lepas Teluk Bone, Perairan Limpoge, Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.
Tim SAR gabungan bergerak mencari korban. Korban yang merupakan warga Dusun Annasa, Desa Mallahae, Kecamatan Kajuara, Bone, merupakan ABK KM Cahaya 77 yang dilaporkan tenggelam oleh rekannya sejak Selasa (12/5).
Menurt rekan korban kepada petugas, diketahui Baharuddin sedang menurunkan jangkar kapal untuk berlabuh di laut lepas sebelum diketahui hilang. Lantaran tak mampu menguasai perputaran tali jangkar, Baharuddin disebut terjatuh ke laut hingga tenggelam.
Rekan korban sempat melakukan pencarian, tapi hasilnya nihil. Mereka lalu melaporkan kejadian tersebut ke Sat Polrair Polres Bone yang ditindaklanjuti oleh tim SAR gabungan. Namun pencarian korban terkendala karena cuaca buruk.
“Kami telah mengonfirmasi laporan dari warga melalui Sat Polair Polres Bone tentang adanya warga yang tenggelam di perairan Sinjai dan kami langsung terjunkan Tim SAR Brimob ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian, sebagai wujud nyata dari Bhakti Brimob Untuk Masyarakat”, Kamis(14/05).
Sementara itu, menurut Komandan Batalion C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, pihaknya telah merespons dengan cepat peristiwa tersebut dengan menerjunkan anggotanya saat informasi ini diterima. Tim dari Brimob Polda Sulsel bekerja sama dengan Basarnas.
“Kami telah mengkonfirmasi laporan dari warga melalui Sat Polair Polres Bone tentang adanya warga yang tenggelam di perairan Sinjai dan kami langsung terjunkan Tim SAR Brimob ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian,” kata Nur Ichsan, terpisah.
Sementara itu, Dansat Satbrimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Anis menambahkan, Brimob Polda Sulsel terus berupaya lebih baik untuk masyarakat.
“Kami akan terus berupaya memberikan pertolongan secepat mungkin kepada warga yang terkena musibah baik itu musibah bencana alam maupun musibah kecelakaan di air atau di darat yang membutuhkan kehadiran SAR Brimob sebagai wujud kepedulian kami dan Bhakti kami untuk masyarakat,” tambahnya.
Hingga petang ini, Tim SAR gabungan masih berupaya mencari korban dengan menyisir hingga radius 3 mil dari lokasi korban terjatuh. Korban belum berhasil ditemukan.



