28 C
Makassar
Sunday, March 29, 2026
HomePSMDaeng Uki : Kalau Tanpa Penonton, Lebih Baik PSM Tidak Main di...

Daeng Uki : Kalau Tanpa Penonton, Lebih Baik PSM Tidak Main di Mattoanging

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Presiden Laskar Ayam Jantan (LAJ), Daeng Uki, menyampaikan pendapatnya terkait isu kelanjutan kompetisi Liga 1 yang akan digelar pada bulan September mendatang.

Menurutnya, jika kompetisi harus dilanjutkan tanpa penonton, maka sebaiknya PSM Makassar tidak bermain di Mattoanging, sebab tidak ada jaminan protokol kesehatan akan berlaku.

“Kalau memang kompetisinya tanpa penonton, tapi tetap dilaksanakan di Makassar, menurut saya mending tidak usah sekalian. Karena ini Makassar, tidak ada jaminan orang tidak membludak yang datang,” ujar Daeng Uki, Sabtu (20/6/2020) sore.

Lebih lanjut ia mengatakan, sekalipun sudah sering disampaikan bahwa supporter harus tetap bersikap dewasa dan memikirkan berbagai aspek, tetapi saat ini kondisinya sudah berbeda, tidak dalam keadaan normal.

“Walaupun sering saya bilang, di sini dibutuhkan kedewasaan kita sebagai supporter, jangan pentingkan ego, pikirkan kelangsungan tim kedepannya, cuma kalau terpaksa dilanjutkan, siapa yang bisa jamin. Mending pertimbangannya dilakukan dengan protokol kesehatan. Itu lebih bagus ketimbang tanpa penonton,” jelasnya.

Sebagai solusinya, pimpinan supporter yang pernah identik dengan gaya rambut mohawk tersebut menilai pembatasan jumlah penonton dan menaikkan harga tiket bisa dilakukan, agar supporter berpikir untuk datang ke stadion.

“Solusinya, menurut saya bisa dengan menaikkan harga tiket, menerapkan standar kesehatan, pengurangan penonton ya 70 persen lah, kan kita juga pasti pakai masker jadi tidak masalah.”

“Kalau saya pribadi mungkin bisa mengerti, tapi ini ada ribuan manusia yang rindu PSM. Ibaratnya seperti orang kehausan, tau ada titik air, pasti datang,” jelasnya saat ditemui Sulselekspres.com di markas LAJ.

Dengan begitu, ia menilai jika pertandingan harus dilanjutkan maka protokol kesehatan dan jumlah supporter yang harus dibatasi. Hal itu dinilai lebih baik, karena supporter yang hadir di stadion bisa diatur oleh pimpinan kelompok supporter masing-masing.

Tetapi jika harus dipusatkan di satu titik, maka sebaiknya semua laga digelar tanpa penonton, agar tim-tim musafir tidak mendapat intimidasi dari supporter tuan rumah.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img