MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Bakal calon wali kota Makassar yang maju di pertarungan Pemilihan Walikota dan wakil Walikota Makassar 2020 ini, Munafri Arifuddin, ternyata belum tentu mendapat rekomendasi dari partai Hanura.
Sebelumnya, pihak Appi (Sapaan akrab Munafri) mengklaim bahwa pihaknya sedang melakukan finalisasi dengan empat partai pengusung, termasuk partai Hanura.
“Saat ini yang dalam tahap finalisasi ada empat partai, PPP, Hanura, Perindo, dan Berkarya,” ujar juru bicara Appi, Fadli Noor, kepada Sulselekspres.com.
Akan tetapi pihak partai Hanura menepis hal tersebut. Menurutnya, mereka tidak terburu-buru menentukan siapa yang bakal mereka beri rekomendasi di pertarungan Pilwali Makassar 2020 ini.
Informasi ini disampaikan oleh ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura kota Makassar, M Yunus. Menurutnya, Hanura belum tentu mengusung bos PSM Makassar tersebut, mengingat DPP Hanura juga belum memberi informasi lebih jauh.
“Belum ada informasi dari DPP ini seperti apa. Sampai sekarang belum ada berita perkembangannya,” ujar Yunus.
Terkait isu yang beredar bahwa Hanura lebih mengunggulkan Appi, hal itu juga ditepis oleh anggota DPRD kota Makassar tersebut.
“Oh tidak juga (mengunggulkan Appi). Karena saya melihat semua bisa bersaing. Jadi tidak ada yang kita anak emaskan. Semua sama,” lanjutnya.
Terkait siapa yang bakal diusung, Yunus mengatakan semua tergantung pada komunikasi bakal calon dengan pimpinan pusat Hanura, tentu akan bersandar pada elektabilitas survei juga.
“Cuma mereka saya utus beberapa nama ke DPP. tergantung bagaimana kedekatan mereka nanti,” terang Yunus.
Diketahui, Hanura mengutus tujuh nama ke pusat untuk dipertimbangkan menjadi usungan mereka di Pilwali Makassar Desember mendatang.
Tujuh nama tersebut adalah Munafri Arifuddin (Appi), Mohammad Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto), Syamsu Rizal (Deng Ical), Irman Yasin Limpo (None), Fadly Ananda, Sukriansyah (UQ), dan Mudzakkir Ali Jamil (Muda).



