MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Dewan Pimpjnan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kota Makassar bakal mengusulkan kenaikan insentif gaji guru mengaji.
Hal ini disampaikan langsung oleh ketua DPD PKS kota Makassar, Anwar Faruq. Anwar mengatakan, upah guru mengaji saat ini masih digolongkan sulit untuk mencukupi kesejahteraan keluarga mereka. Sehingga peningkatan upah mereka sudah selayaknya dinaikkan.
“Kami dari fraksi PKS DPRD kota Makassar akan mengusulkan agar insentif guru mengaji dinaikkan,” jelas Anwar, di Hotel Grand Town, jalan Pengayoman, kota Makassar, Sabtu (22/8/2020).
Dikonfirmasi terpisah, legislator DPRD kota Makassar dari fraksi PKS, Azwar, mengatakan upah guru mengaji saat ini memang kecil, meskipun jumlahnya masih bervariasi.
Akan tetapi peningkatan upah mereka layak dilakukan, sebab dari mereka generasi muda Islam bisa lebih mengenal agamanya, dan tentunya bisa lebih baik dalam kehidupan sosial di tengah-tengah masyarakat.
“Jadi begini, guru mengaji juga harus disejahterakan. Kasihan kalau mereka hidup di taraf yang kurang mampu,” ujar Azwar saat ditemui di warkop 47, Sabtu (22/8/2020) malam.
“Apalagi kalau upahnya di bawah 1 juta. Sudah pasti susah mau sejahtera. Karena tanggungan keluarganya pasti banyak,” lanjut Azwar.
Diketahui, besaran gaji guru mengaji di kota Makassar sendiri berkisar di antara 1 juta rupiah. Itu pun harus dipotong pajak lagi.
Sementara untuk jumlah guru mengaji sendiri mencapai angka 3.500 orang. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pemkot Makassar, Aswis Badwi, beberapa waktu lalu.
“Ada sekitar 3.500 orang yang terima insentif,’ jelasnya, dilansir dari laman Kabar.news.com.
Atas dasar itulah fraksi PKS DPRD kota Makassar berinisiatif memberi usulan agar insentif guru mengaji dinaikkan.



