Namun tak disangka, sekira pukul 12.00 Wita, saat tim medis dan IRF sedang berada di rumah sakit, seorang tenaga kebersihan (cleaning service) Unhas masuk untuk membersihkan toilet. Ia mendengar suara bayi menangis.
“Ketika mencari-cari, ia sangat terkejut menemukan ada sesosok bayi di dalam bak air kloset yang tertutup rapat,” sambung Ishaq.
BACA: Kisah Bayi Afif, 8 Bulan Hidup dengan Perut Membuncit
Mendengar informasi tersebut, Tim medis Unhas kemudian kembali lagi ke Pusat Bahasa, dan memberikan perawatan darurat terhadap Bayi tersebut dan segera dibawa ke Rumah Sakit Unhas.
“IRF mengatakan kepada tim medis bahwa itu adalah bayinya,” ucap Ishaq.
Pukul 18.00 Wita, kondisi bayi dalam keadaan stabil dibawah pengawasan dokter Rumah Sakit Unhas. Sementara IRF hingga kini, dalam keadaan stabil dan telah dapat memberikan keterangan kepada aparat kepolisian dari Sentra Perlindungan Anak dan Perempuan.
Saat ini, masih menanti perkembangan dari pihak kepolisian.
Penulis: Agus Mawan



