33 C
Makassar
Friday, April 17, 2026
HomeMetropolisBappenas Sebut Sulsel Provinsi Pertama Integrasikan Konsep Rendah Karbon dalam RPJMD

Bappenas Sebut Sulsel Provinsi Pertama Integrasikan Konsep Rendah Karbon dalam RPJMD

- Advertisement -

JAKARTA, SULSELEKSPRES.COM– Sulawesi Selatan diapresiasi sebagai provinsi pertama di Indonesia yang mampu mengintegrasikan konsep rendah karbon ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2024.

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) / Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro dan Anggota Low Carbon Development Initiatives (LCDI), Prof. Budiono saat kegiatan Peluncuran Laporan Kajian Pembangunan Rendah Karbon (PRK) Indonesia di Ruang Djunaedi Hadisumarto Kementrian PPN/Bappenas, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019).

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama dengan Kepala Bappeda Sulsel, Jufri Rahman.

BACA: Atasi Narkoba dan Pernikahan Dini, Muslimat NU Sinergi Dengan Pemprov Sulsel

Jufri yang turut hadir mendampingi Wagub mengatakan, Pemerintah dan Bappenas sangat mengapresiasi Pemprov Sulsel.

“Pemprov Sulsel diapresiasi sebagai provinsi pertama di Indonesia yang berinisiatif mengintegrasikan perencanaan pembangunan rendah karbon dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah,” kata Jufri Rahman.

Lanjutnya, bahwa selain Sulsel, Bappenas berharap semakin banyak Pemprov yang secara sukarela melakukan perencanaan pembangunan rendah karbon. Karena, ini sudah menjadi isu global sebagai bagian dari upaya mengatasi global warming atau pemanasan global.

Sulsel dinilai sangat potensial menerapkan pembangunan rendah karbon ini, karena telah memanfaatkan banyak energi baru dan terbarukan.

BACA: Sulawesi Selatan Terpilih Jadi Tuan Rumah PNLH WALHI Ke-13

“Kita telah memanfaatkan energi baru dan terbarukan seperti PLTA, PLTS dan PLTB di Sidrap dan Jeneponto,” sebutnya.

Selain itu, upaya penyelamatan terumbu karang sebagai sumber O2 di laut, upaya reforestrasi dan mencegah terjadinya deforestrasi, penyelamatan sumber daya air dan usaha pertanian yang bertanggung jawab mendukung upaya ini.

“Usaha pertanian kita dengan menerapkan non-pestisida dan penggunaan pupuk yang terukur,” jelasnya.

BACA: IEBM dan Job Fair Telah Terbuka, Ini Kata Perwakilan Wagub Sulsel

Dikatahui, Indonesia sendiri tercatat menjadi negara pertama yang menerapkan Pembangunan Rendah Karbon (PRK) dalam rencana kerja. PRK ini dimasukkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2020-2024. Dan Sulsel menjadi provinsi pertama yang mengimplematasikan.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengatakan, bahwa pendekatan pembangunan di Indonesia dengan menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial serta lingkungan. Termasuk pembangunan rendah karbon di dalamnya.

Dalam launching ini turut ditayangkan video testimoni Gubernur Sulsel terkait perencanaan pembangunan rendah karbon di Sulsel.

Penulis: Efrat Syafaat Siregar
spot_img

Headline

spot_img
spot_img