SULSELEKSPRES.COM – Politisi senior Partai Demokrat, Benny K Harman membenarkan argumentasi Andi Arief soal Prabowo Subianto dikelilingi pihak yang berasal dari luar koalisi Pilpres.
Hanya saja, Benny tak sepakat kalau pihak yang dianggapnya benalu tersebut bukan setan gundul seperti istilah Andi Arief. Namun lebih tepat disebut monster demokrasi atau genderuwo.
“Bukan setan gundul tapi monster demokrasi atau genderuwo, tangan-tangan kotor yang tidak kelihatan yang menjadi benalu demokrasi. Namanya benalu yah lama-lama makan tuannya sendiri!,” tulis Benny melalui akun Twitternya, Senin (6/5/2019).
Bukan setan gundul tapi monster demokrasi atau genderuwo, tangan-tangan kotor yang tidak kelihatan yang menjadi benalu demokrasi. Namanya benalu yah lama-lama makan tuannya sendiri! https://t.co/GfE8UUg593
— Benny K Harman (@BennyHarmanID) May 6, 2019
Seperti diberitakan, Wakil Sekertaris Jendral (Wasekjen) Partai Demokrat kembali membuat pernyataan heboh soal Prabowo Subianto.
Kali ini, Andi Arief menganggap kalau Capres nomor urut 02 tersebut pikirannya telah disesatkan oleh setan gundul.
Andi Arief mengatakan, koalisi pendukung Prabowo-Sandiaga disokong oleh Gerindra, Demokrat, PKS, PAN, Berkarya, dan rakyat. Namun dalam perjalanannya, muncul pihak baru diluar koalisi partai yang disebutnya sebagai setan gundul.
Baca Juga:
Mardani: Saya Sudah Haramkan Diri Tidak Lagi Teriak Ganti Presiden
Demokrat Semprot Amien Rais: Tendensius dan Menghasut, Apa Artinya Jadi Tokoh Bangsa
Di Google Maps Rumah Prabowo jadi Istana Presiden Kartanegara
Menurutnya, setan gundul ini tidak rasional, mendominasi, serta memasok kesesatan bahwa Prabowo-Sandi menang 62 persen.
“Dalam Koalisi Adil Makmur ada Gerindra, Demokrat, PKS, PAN, Berkarya, dan rakyat. Dalam perjalanannya, muncul elemen setan gundul yang tidak rasional, mendominasi, dan cilakanya Pak Prabowo mensubordinasikan dirinya. Setan gundul ini yang memasok kesesatan menang 62 persen,” kata Andi Arief dalam Twitter resminya, Senin (6/5/2019).



