MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pansus Ranperda Warisan Budaya Tak Benda di DPRD Sulawesi Selatan meminta kepada pemerintah provinsi untuk mensupport pansus dalam pembiayaan anggaran.
Hal itu disampaikan oleh Anggota Pansus Ranperda Warisan Budaya Tak Benda, Arum Spink dalam rapat tersebut. “APBD harus mensupport ranperda ini,”ujar Arum Spink, Selasa (17/12/2019).
Pasalnya, itu membantu dinas pariwisata untuk melakukan identifikasi warisan budaya tak benda yang belum terakomodir sehingga dapat diteruskan ke kementerian.
“Dengan begini pintu masuknya sektor pariwisata melakukan identifikasi hingga ke kabupaten/kota. Karena yang paling tahu kondisi adalah mereka,”katanya.
Senada, John Rende Mangontan mengatakan, ada baiknya di support ranperda ini. Ini bukan untuk pansus melainkan untuk tim penyusun dalam hal ini sektor pariwisata.
BACA: Kejati Sulsel Diberi Gelar Penghormatan La Temmarola Daeng Manessa
BACA: BNN Sulsel Rilis Capaian Kegiatan P4GN dan Pemusnahan Barang Bukti
“Memang perlu disuport,”ucapnya.
Lebih lanjut Politisi Golkar itu menambahkan, ranperda ini perlu juga dimasukkan dalam kurikulum pendidikan.Agar generasi kedepan dapat memahami nilai histori dan filosofi warisan budaya yang dimaksud.
“Misalnya saja rambusolo. Bagaimana filosofinya tidak hanya budaya saja,”katanya.
Jika sudah diimplementasikan maka dapat menambah PAD di masing-masing kabupaten/kota. “Banyak aset yang dimiliki daerah ini. Tidak sebanding dari daerah lain. Sayang sekali kalau tidak dimanfaatkan,”jelasnya.



