Ia sendiri memaklumi sikap Yusuf, karena menurutnya Widya saat itu memaksa lurah untuk segera membubuhkan tanda tangannya di Surat Keterangan Usaha (SKU) milik Ardyansah.
“Dia (Widya) mau urus SKU untuk cicil mobil, itu SKU kan bukan punyanya, dia (Yusuf) takut kalau nanti ditanda tangan ada apa-apanya, makanya di tolak,” ucapnya.
BACA JUGA:
Pascaoperasi Bantuan Prof Andalan, Alimuddin: Terima Kasih Gubernurku
H. Alimuddin Sambangi Korban Kebakaran di Arungkeke Jeneponto
Setelah warga kelurahan Empoang Selatan tahu jika Lurahnya sendiri tersandung skandal yang viral. Pria ini mengaku, jika warga setempat geram, mereka khawatir bila skandal Yusuf membuat jabatannya sebagai lurah akan terganti.
“Itu saja sekarang, ada menelfon ke saya, bagaimana itu apa anunya, kalau memang mau di anu, mau diganti itu pak lurah kita bakar itu kantor lurah, ih saya bilang jangko, mau mengamuk masyarakat (Empoang Selatan),”akunya kepada Sulselekspres.com.
“Dia (masyarakat) bela pak lurah ini, ka memang tawwa dia (masyarakat) suka ini pak lurah, istilahnya karaeng tong ini di kampung ini,” imbuhnya.



