Dukungan Gerindra Untuk NA- ASS Digoyang, PDIP Sebut Begini

Anggota DPR RI, H. Andi Ridwan Wittiri (ARW) melakukan kunjungan kerja daerah pemilihan Sulsel I/ IST

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Tarik menarik dukungan dalam dunia politik bukan lagi hal yang tabu, apalagi pada momen pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018 mendatang ini.

Terlebih di pemilihan gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan (Sulsel), nampak memanas persaingan antara sesama bakal calon (Balon).

Persaingan tersebut terlihat ketika partai pendukung pasangan balon gubernur dan wakil gubernur Sulsel Nurdin Abdullah-Andi Sudirma Sulaiman (Prof Andalan) mulai digoyang oleh balon lain.

Dari empat partai pengusung yakni Gerindra sudah mulai menampakan reaksi lain untuk paket Prof Andalan belum lama ini. Tiga partai lain PDI Perjuangan, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih tetap solid untuk mendampingi hingga pada pemilihan.

Hal tersebut juga mendapatkan respon dari Ketua DPD PDI Perjuangan Sulsel Andi Ridwan Wittiri, mengaku tidak terlalu mengetahui mengenai bagaimana sikap partai terhadap paket Prof Andalan.

“Kami tidak tahu soal partai lain,” tutur legislator DPR RI itu, saat dikonfirmasi melalui whatsappnya oleh Sulselekspres.com, Jumat (8/12/2017).

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel Idris Manggabarani (IMB) mengancam paket Prof Andalan untuk sertakan gambar Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden Republik Indonesia dalam setiap alat peraga Prof Andalan.

Menurut politisi partai besutan Prabowo Subianto itu, yang sangat dekat dengan partai gerindra adalah pak Agus Arifin Nu’mang (AAN) jadi nda ada masalah untuk memungkinkan pindah ke kandidat lain apabila memang Gerindra tidak diakomodir baik oleh paket NA-ASS.

“Apabila dalam waktu dekat tidak teralisasi maka akan jadi pertimbangan kami yang besar bahwa kami akan berlabuh di tempat yang lain.Yang intens komunikasi adalah pak AAN,” tegas IMB kepada wartawan saat usai diskusi disalah satu warkop, Jalan Boulevard Makassar, belum lama ini.

BACA JUGA :  AMP dan Komunitas Pemuda IYL-Cakka Berbagi Takjil di Anjungan Losari

Sebab katanya, kontestasi politik ini semua kandidat telah mencantumkan atribut calon presidennya, kami juga ingin ada atribu calon presiden kami yakni pak Prabowo.

“Tapi ini hanya memungkinkan, dan kami berharap pak Prof bisa menyikapi ini dengan baik segera menghadap ke pak Prabowo,” pungkasnya.