Hewan Kurban di TPA Antang Dinilai Berbahaya

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Hewan Kurban di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang dinilai sangat berbahaya.

Apalagi hukum menunaikan ibadah penyembelihan hewan kurban pada hari raya Iduladha adalah sunnah muakkadah atau sunnah yang ditekankan. Di Indonesia, sapi dan kambing menjadi pilihan utama untuk dikurbankan.

Tentu, tidak semua sapi dan kambing dapat dikurbankan. Hewan-hewan tersebut terlebih dulu harus diperiksa, utamanya terkait kesehatan dan kondisi fisiknya.

Baru-baru ini, warga Makassar terkhusus yang menetap disekitar TPA Antang, menanyakan terkait layak tidaknya sapi yang mengkonsumsi sampah untuk dikurbankan.

Menanggapi hal itu, Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Fetriner (Kesmafet) DP2 Makassar, Bagoes mengatakan, sapi-sapi tersebut tentu berbahaya untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

“Secara teknis (kedokteran), tentu sangat berbahaya bilamana sapinya telah terkontaminasi dengan penyakit. Kalau sapinya sakit bisa juga berdampak ke manusia,” kata Bagoes, Senin (6/8/2018).

Namun dia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait adanya kelainan pada sapi-sapi yang berada di lokasi TPA tersebut.

“Sampai sekarang belum ada laporan secara khusus dan penelitian khusus terkait kualitas daging sapi yang ada di TPA,” pungkasnya.