SULSELEKSPRES.COM – Hasil survei terbaru LSI Denny JA pada 4 sampai 14 Oktober 2018 menempatkan elektabilitas Partai Gerindra berada diposisi teratas.
Meskipun demikian, kemenangan partai pengusung utama Capres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi) ini tak membuat petahana Jokowi pesimis. Jokowi tetap yakin kalau dirinya bersama Ma’ruf Amin bisa menang di daerah dengan pemilih terbanyak ini.
“Kalau survei nunggu. Kalau surveinya sudah, baru kita backup sampling dan data yang benar. Kalau saya kan hanya perasaan waktu ke desa di Jabar, pasar, mal, kampung, bisa saya rasakan (menang),” ujar Jokowi seusai silaturahmi dan pembekalan Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma’ruf Jabar di Hotel Asrilia, Jalan Pelajar Pejuang 45, Kota Bandung, Sabtu (10/11/2018) dilansir dari Detikcom.
Jokowi menyebut bukan hal sulit meraih kemenangan di Jabar. Hanya, sambung dia, hal itu tetap memerlukan kerja keras tim selama berkampanye.
“Yang penting semua tim bekerja keras mendekati rakyat, silaturahmi dengan rakyat. Yang paling penting itu,” ujarnya.
Baca: Ditanya Kebaikan Pemerintahan Jokowi, Begini Jawaban Rocky Gerung
Sementara itu, Ketua TKD Jokowi-Ma’ruf di Jabar, Dedi Mulyadi, mengatakan strategi yang dilakoni saat ini ialah menghapus dan melawan isu-isu negatif, di antaranya PKI, tenaga kerja asing, dan agama, dengan membangun media informasi yang memadai sampai ke warga.
“Saya di isu kebudayaan, pedesaan, pertanian, isu-isu semutlah yang saya pakai. Pak Ridwan Kamil di isu milenial. Dua-duanya bekerja dengan baik. Harus mengoptimalkan kinerjanya agar mendongkrak kemenangan Pak Jokowi,” ujar Dedi.
“Sekarang menang tipis, kita masih punya waktu beberapa bulan ke depan optimis menang tebal,” pungkasnya.



