Ini Pendapat Pakar Pidana Untuk KPK Pascapenahanan Setnov

Gedung Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK)/ INT

JAKARTA, SULSELEKSPRES.COM – Pakar hukum pidana Abdul Fickar Hadjar mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) untuk segera menyelesaikan berkas perkara tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP Setya Novanto.

“KPK harus segera melakukan pemberkasan. Karena ke depannya kan masih ada praperadilan,” ujar Abdul dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (18/11/2017), dilansir dari kompas.com.

Pelimpahan berkas perkara, lanjut Abdul, diperlukan agar KPK tidak lagi menelan kekalahan seperti di sidang praperadilan sebelumnya.

Diketahui salah satu faktor penyebab kemenangan Novanto adalah berkas perkara yang belum diselesaikan KPK.

Di sisi lain, menurut Abdul, jika berkasa perkara telah selesai dan dilimpahkan ke pengadilan maka gugatan praperadilan Novanto secara otomatis gugur.

“Kalau pemberkasan masuk ke pengadilan otomatis praperadilan akan gugur,” kata Abdul.

Sebelumnya dikabarkan, Ketua DPR Setya Novanto resmi mengajukan gugatan praperadilan untuk kali kedua. Novanto menggugat penetapan tersangka oleh KPK. Gugatan praperadilan didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Setnov sendiri saat ini sudah berstatus tahanan. KPK resmi menahan Novanto selama 20 hari pertama terhitung mulai 17 November 2017 sampai dengan 6 Desember 2017.

BACA JUGA :  Novanto Bisa Kembali Jadi Tersangka