MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Kasrudi, menganggap langkah Penjabat Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin, yang mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan natal dan tahun baru (Nataru) di tengah pandemi covid-19 sudah tepat.
Akan tetapi, legislator dari fraksi Partai Gerindra tersebut menekankan agar penerapan dan penindakan di lapangan nantinya tidak tebang pilih.
“Saya kalau melihat dari kondisi Makassar sekarang ini, hampir kayaknya zona hitam. Saya sangat setuju (surat edaran). Tapi jangan ada tebang pilih kalau memang perayaan tahun baru ditiadakan,” ujar Kasrudi saat dikonfirmasi awak media, Rabu (16/12/2020).
Lebih lanjut Kasrudi menyarankan agar Pemkot Makassar memberlakukan jam malam, termasuk melarang tempat hiburan malam (THM) untuk ditutup sementara waktu.
“Saya mengimbau kepada Pemkot jangan sampai cuma perayaan yang ditiadakan, tapi THM juga harus ditutup semua. Kalau perlu dilakukan jam malam,” tegas anggota Komisi A DPRD Makassar tersebut.
Lebih jauh Kasrudi juga mengimbau kepada masyarakat kota Makassar untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan yang berlaku saat ini. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk mengurangi aktivitas di luar rumah jika memang tidak terlalu penting.
“Saya mengimbau kepada masyarakat kota Makassar lebih banyak di rumah dulu, apalagi cuaca di Makassar juga susah diprediksi. Jaga kesehatan, karena selain kondisi kesehatan yang perlu dijaga cuaca juga sangat mempengaruhi imun.”
Legislator Dapil IV ini mengajak masyarakat untuk menghabiskan tahun baru dengan beribadah di rumah sembari merefleksikan diri dari tahun 2020 ke tahun 2021.
“Mari kita menyambut tahun baru dengan bermuhazabah dengan Benyak bersyikir dirumah. Mari sama-sama berdoa agar di 2021 kota Makassar lebih baik dengan walikota baru tentunya,” tutup Kasrudi.



