
Awal kepemimpinan Nurdin Abdullah sebagai bupati 2008 silam menjadi awal terciptanya sejarah baru Sulsel.
Bantaeng dulunya termasuk 199 daerah tertinggal di Indonesia. Tiap tahun dilanda banjir dengan infrastruktur dan layanan kesehatan yang buruk bagi masyarakat, belum lagi ditambah pertumbuhan ekonominya pun hanya 4,7 persen.
BACA: Dihadapan Para Perempuan Ini, Nurdin Abdullah Minta Maaf dan Pamit
Nurdin mensiasati APBD yang hanya sebesar Rp821 miliar dengan menggalang sumber lain, baik dalam negeri maupun luar negeri.
“Kami menjaring kerjasama dalam dan luar negeri,” ujar lulusan lulusan Khyusu University Jepang itu.
Selain itu salahsatu usahanya adalah menciptakan layanan kesehatan 24 jam dengan menggunakan mobil ambulans terlengkap. Keberhasilan Nurdin Abdullah juga berkat jaringannya yang luas, Nurdin berhasil menghadirkan ambulans yang merupakan hibah dari pemerintah Jepang.
BACA: Diisukan Idap Penyakit Kronis, Nurdin Abdullah Jawab Begini
”Sejak 5 tahun lalu ketika ada masyarakat sakit, 24 jam cukup telepon 113, maka dokter, perawat hadir di rumah. Dan semuanya dilayani gratis didukung 20 dokter dan 24 perawat,” jelasnya.



