MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM- Pemerintah provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) membahas kerjasama berbagai bidang, mulai dari infirastruktur hingga sektor pertanian bersama PT Marubeni Indonesia Ruang Kerja Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (18/4/2019).
Pada pertemuan tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah yang menerima langsung Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar, Miyakawa Katsutoshi yang membawa serta pengusaha Jepang, Takeshi Mamiya selaku President Direktur PT Marubeni Indonesia.
BACA: Rencana Pembangunan RS di Takalar, Wagub Sulsel Tekankan Utamakan Mutu Pelayanan Kesehatan
“Jadi beliau datang membawa company profile, terus beliau punya beberapa rencana di Sulsel. Termasuk sektor pertanian menjadi fokus. Kedua masalah incenerator pengelolaan sampah,” sebutnya.
Nurdin menekankan pembicaraan mereka baru bersifat pendahuluan, kemudian akan disiapkan rencana strategis lanjutan.
BACA: Tiga PJ Walikota Makassar Hari ini Paparkan Visi Misi
“Marubeni ini sebagai perusahan besar. Kita baru bicara item per item, nanti kita fokusnya kemana, kita juga bicara infrastruktur jalan tol. jadi beberapa fokus kita, tentu termasuk pembiayaannya,” sebut Nurdin.
Dalam kesempatan ini, mereka juga membahas terkait peluang pengembangan jagung. Masalah yang ada adalah stabilitas harga serta bagaimana bekerja sama dan dapat mensejahterakan para petani.
“Tadi juga saya kemukakan masalah kesejahteraan petani, karena petani kita tulang punggung bangsa kita. Kalau sejahtera, anak turunannya juga akan bertani,” harapnya.
Sementara Takeshi menyampaikan kedatangan mereka untuk melihat potensi yang bisa dikerjasamakan.
“Kami hadir karena melihat betapa besar potensi Sulsel, jadi datang berdiskusi dengan Pemprov Sulsel kira-kira apa yang bisa dikerjasamakan. Ini dalam rangka mengelola potensi agar menjadi baik. Kami fokus di Infrastruktur dan pertanian,” sebutnya.



