Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Makassar, Andi Luhur Priyanto menilai, beberapa tokoh Sulsel yang potensial belum ada yang mendekati profil JK.
“Saya kira juga pendekatan geopolitik kawasan bukan lagi pertimbangan utama Jokowi memilih wakilnya kali ini,” jelas Luhur kepada SulselEkspres.com, Senin (9/7/2018).
BACA JUGA:
Abraham Samad Didorong Dampingi Jokowi dan Prabowo di Pilpres
Ini Alasan Abraham Samad Maju Sebagai Capres
Kasta Politik SYL Dinilai Menurun Pascakekalahan IYL di Pilgub Sulsel
SYL, menurut Luhur sudah sangat sulit, mengingat komitmen dukungan Partai Nasdem ke Jokowi yang tidak sampai pada usungan Cawapres, sementara Abraham Samad, belum punya infrastruktur politik. Deklarasi dukungannya juga tidak berkembang.



