27 C
Makassar
Monday, March 23, 2026
HomeMetropolisBP2M Branding Produksi Ekonomi Kreatif Makassar

BP2M Branding Produksi Ekonomi Kreatif Makassar

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Badan Promosi Pariwisata Daerah Makassar (BP2M) bekerjasama dengan pemerintah kota (Pemkot) membranding produk ekonomi kreatif UMKM kota Makassar.

Hal tersebut diutarakan Direktur Executive BP2M Makassar, Austin, saat bertemu Pj Walikota Makassar, Rudy Djamalauddin, di lantai 11 Menara kantor Balaikota Makassar, Rabu (27/1/2021).

Menurutnya, tahun ini BP2M bersama TP PKK dan Dekranasda Makassar akan bekerjasama dan fokus dalam mendukung pemulihan ekonomi.

“Tahun ini kita fokus pada pemulihan ekonomi, yakni dengan menggalakkan kampanye untuk membeli produk-produk lokal. Namun sebelum kita jual produk ekonomi kreatif tersebut, kita branding terlebih dahulu dengan bantuan BP2M,” ucapnya.

Selain membantu membranding produk produk ekonomi kreatif, BP2M juga memberikan program-program khusus kepada pelaku ekonomi kreatif dalam mempromosikan berbagai produk produk UMKM agar layak dipasarkan melalui digital.

“Bukan hanya membranding saja namun ada program program khusus yang kita berikan kepada pelaku pelaku ekonomi kreatif, kita ajari mereka bagaimana membuat caption yang baik, sekaligus bagaimana cara memasarkan di media sosial,” tambahnya.

Menanggapai hal tersebut, Pj Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin, mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan BP2M dalam membantu promosi UMKM di kota Makassar. Menurutnya apapun harus dilakukan secara maksimal untuk meningkatkan ekonomi kita.

“Branding adalah point yang sangat penting untuk memasarkan produk, branding harus terukur dan sesuai fakta yang ada, jika tidak sesuai orang akan kecewa dan tidak melirik dan meninggalkan produk tersebut, demikian halnya dengan promosi parawisata, untuk itu harus dikerjakan secara maksimal,” jelasnya

Sementara KetuaTP PKK kota Makassar, Rossy Timur Wahyuningsih, berharap dengan adanya kerjasama BP2M dan pemerintah kota Makassar, promosi produk ekonomi kreatif tidak lagi mengalami kendala dengan alasan biaya mahal.

Tentunya dengan adanya kerjasama ini hasil produksi ekonomi kreatif seperti pengrajin perak, emas, kerajinan enceng gondok dan hasil produk ekonomi kreatif lainnya dapat ditingkatkan penjualannya dan dikenal dimasyarakat,” terang Rossy.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img