MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, memastikan tidak ada pelantikan kepala daerah terpilih yang berlangsung virtual.
Hal ini ditegaskan Nurdin Abdullah setelah mendapat restu dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (OTDA).
“Pak Dirjen khusus diutus ke sini sama pak Menteri, yang intinya, saya mau sampaikan surat kita direstui untuk menggelar pelantikan hibryd. Jadi nanti pelantikannya di Makassar, ibu kota Provinsi,” ujar Nurdin Abdullah, Senin (22/2/2021).
Lebih lanjut Nurdin mengatakan, sesuai dengan surat yang diberikan Kemendagri beberapa waktu lalu, jumlah peaerta dalam setiap ruangan tidak lebih dari 25 orang.
Pelantikan yang rencananya berlangsung tanggal (26/2/2021) mendatang, tersebut langsung dirangkaikan dengan pelantikan tim penggerak PKK dari semua kabupaten kota yang baru saja mengikuti kontestasi Pilkada.
BACA JUGA: Gubernur Sulsel Inisiasi Hadirnya Asrama Bagi Anak Pulau
Sehingga, hanya ada 22 peserta pelantikan di setiap ruangan, yang terdiri dari 11 pasangan Bupati dan Wakil Bupati, juga tim penggerak PKK.
“Pesertanya tidak lebih dari 25 orang per ruangan. Jadi nanti Dharma Wanita juga. Jadi tanggal 25 malam kita terima SK, tanggal 26 kita pelantikan. Yang virtual itu yang di daerah, Bupati, Wakil Bupati, bersama seluruh ketua Tim Penggerak PKK, datang langsung.”
“Jadi nanti dilantik terpisah (ruangannya). Serentak semua, lokasinya di kantor Gubernur,” jelas Nurdin Abdullah.
Pelantikan nanti hanya akan diikuti oleh 11 kepala daerah saja, sebab khusus untuk kabupaten Toraja Utara masa jabatannya baru akan berakhir pada tanggal (31/3/2021) mendatang.
Sehingga, proses pelantikannya bakal menyusul. Diperkirakan, proses pelantikannya bakal berlangsung pada bulan April atau Mei 2021 mendatang.
Berikut nama 11 pasangan Kepala daerah yang bakal dilantik pada (26/2/2021) mendatang :
1. Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Makassar),
2. Chaidir Syam-Suhartina Bohari (Maros)
3. Kaswadi Razak-Lutfi Halide (Soppeng)
4. Adnan Puritha Ichsan-Abdul Rauf Malaganni (Gowa)
5. Theofilus Allorerung-Zadrak Tombeng (Tana Toraja)
6. Basli Ali-Saiful Arief (Selayar)
7. Suardi Saleh-Aska Mappe (Barru)
8. Thoriq Husler-Budiman Hakim (Luwu Timur)
9. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (Luwu Utara)
10. Muhammad Yusran Lalogau-Syahban Samma (Pangkep)
11. Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf (Bulukumba)



