24 C
Makassar
Sunday, March 22, 2026
HomeDaerahSekda Bone Ikuti HANI 2021 secara Virtual

Sekda Bone Ikuti HANI 2021 secara Virtual

PenulisYusnadi
- Advertisement -

BONE,SULSELEKSPRES.COM – Sekretaris Daerah Bone Drs. H. A. Islamuddin menghadiri peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2021 secara virtual di Ruang Rapat Pimpinan, Kantor Bupati Bone, Jl Ahmad Yani, Senin (28/6/2021).

Dalam kesempatan tersebut turut hadir pula Kepala BNNK Bone AKBP Ismail Husain, Danyon C Plopor Brimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, Kepala Badan Kesbangpol Bone Dr. A. Sumardi Suaib.

Sekda bersama Forkopimda Bone menyaksikan pengarahan virtual.

Hadir secara virtual Wakil Presiden RI Prof. Dr.(HC) KH. Ma’ruf Amin, para Menteri, para Pimpinan Lembaga Tinggi Negara, Kepala BNN, para Kepala Daerah seluruh Indonesia.

Kegiatan diawali dari sambutan Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol Dr. Petrus Reinhard Golose, kemudian dilanjutkan pengarahan Wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin

Komjen Pol Dr. Petrus Reinhard Golose mengatakan dalam perang melawan narkotika atau War On Drugs, BNN melaksanakan penegakan hukum yang tegas dan terukur.

“Sepanjang tahun 2020 kami menindak 107 sindikat pelaku narkotika bersekala nasional dan internasional, mengamankan 3,5 ton sabu, menghancurkan 5 hektar ladang ganja, aset senilai 118 Miliar, dan lainnya,” kata Petrus Reinhard Golose dalam laporannya.

Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan pencegahan dengan program Desa Bersinar, Desa Bersih dari Narkotika.

“BNN melaksanakan Desa Bersinar dengan sudah ada 531 desa terbentuk dan 34 provinsi juga melakukan layanan rehabilitasi,” tambahnya.

Sementara itu Wapres KH. Ma’ruf Amin mengungkapkan momen peringatan HANI sebagai peringatan dunia sekaligus wujud perlawanan dunia terhadap narkotika.

“Momentum HANI ini mengingatkan kita semua begitu bahayanya narkotika bagi penduduk dunia, saat ini dunia masih menghadapi dua musuh besar, yakni pandemi Covid 19 dan narkotika,” ungkap KH Ma’ruf Amin.

“Oleh karena itu perang melawan narkotika memerlukan sinergitas di tingkat nasional, regional maupun internasional, terutama dalam kegiatan penyelidikan, tukar menukar informasi dan operasi bersama,” jelasnya.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img