MAKASSSAR, SULSELEKSPRES.COM – Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Hery Sumiharto mengungkapkan, di beberapa daerah pelaksanaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Guru ditunda. Karena beberapa tempat pelaksanaan P3K Guru terkena dampak banjir.
Begitu juga pelaksanaan ujian bagi siswa SMA/SMK yang terkena dampak banjir juga ditunda. Apalagi dalam tiga hari terakhir, hujan deras melanda di beberapa daerah di Sulsel yang mengakibatkan beberapa di daerah tersebut terkena banjir.
Hal itu diungkapkan, Hery ketika menjadi narasumber pada acara Coffee Morning yang dibuka oleh Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Sulsel Amson Padolo, di Hotel Harper Kota Makassar, Selasa 7 Desember 2021. “Kalau banjir tentu harus ditunda, ada juga guru yang ingin mengikuti seleksi tapi rumahnya kebanjiran,” ungkap Hery.
Resep Meski belum dapat membeberkan daerah mana saja yang ditunda, namun pihaknya Dinas Pendidikan Sulsel melaporkan dampak banjir tersebut ke pusat (Kementerian Pendidikan), agar mereka yang terkena dampak banjir mendapat keringanan.
“Kita sudah koordinasikan ini ke pusat. Agar mereka mendapat keringanan. Karena kami sangat berharap guru-guru honorer ini menjadi P3K,” ujarnya.
Heri membeberkan, selama ini ada 11 ribu guru honorer SMA/SMK sederajat, mereka digaji Rp15 ribu per jam. Guru honorer ini digaji menggunakan APBD Sulsel atau Dana BOS.
“Diharapkan guru-guru honorer ini terangkat menjadi P3K supaya jelas statusnya, kalau ada yang gagal pada seleksi, nantinya honornya akan dinaikkan,” pungkasnya



