30.6 C
Makassar
Wednesday, October 14, 2026
HomeDaerahSehari Pascapembukaan TMMD ke-130, Pengerjaan Talud di Gowa Capai 175 Meter

Sehari Pascapembukaan TMMD ke-130, Pengerjaan Talud di Gowa Capai 175 Meter

- Advertisement -

GOWA, SULSELEKSPRES.COM — Pembangunan infrastruktur desa melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Gowa mulai menunjukkan progres. Sehari setelah upacara pembukaan pada Selasa (13/10/2026), Satgas TMMD Kodim 1409/Gowa melanjutkan pengerjaan talud di Dusun Bontomanai, Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo.

Hingga Rabu (14/10/2026), pengerjaan talud telah mencapai panjang 175 meter atau sekitar 11 persen dari total target yang direncanakan. Pekerjaan tersebut merupakan kelanjutan dari kegiatan Pra-TMMD yang telah dilaksanakan sebelum pembukaan resmi program.

Percepatan pengerjaan dilakukan untuk mengejar target penyelesaian pembangunan. Infrastruktur talud ini diharapkan dapat membantu memperkuat kondisi tanah, mengurangi risiko erosi, serta mendukung penataan lingkungan permukiman warga.

150 Personel Gabungan Diterjunkan

Sebanyak 150 personel gabungan dilibatkan dalam pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa. Personel tersebut berasal dari berbagai satuan TNI, Polri, serta instansi pemerintah daerah.

Unsur yang terlibat meliputi Korem 141/Tp, Kodim 1409/Gowa, Yonkav 10/SMG, Yon Zipur 8/SMG, Yon Armed 21/Kawali, Arhanud 4/AYY, Kodaeral VI/Mksr, Kodau II, Polresta Gowa, dan Subdenzibang 041/XIV/Bone.

Pelaksanaan program juga mendapat dukungan dari Denkesyah, Polkes, serta sejumlah organisasi perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Gowa, termasuk Dinas Pertanian, Bakesbangpol, dan Dinas PUPR.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut mendukung pelaksanaan pekerjaan di lapangan sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjalankan program pembangunan yang menyasar kebutuhan masyarakat desa.

Kejar Target Pembangunan

Dengan progres sekitar 11 persen, pengerjaan talud masih harus berlanjut untuk memenuhi keseluruhan target yang telah ditetapkan. Kelancaran pekerjaan dan koordinasi personel menjadi faktor penting agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai jadwal.

Selain pembangunan fisik, TMMD menjadi salah satu bentuk kolaborasi TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan wilayah pedesaan.

Bagi warga Desa Kalebarembeng, penyelesaian talud tersebut diharapkan memberi manfaat bagi kondisi lingkungan permukiman dan memperkuat infrastruktur desa secara berkelanjutan.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img