28 C
Makassar
Thursday, October 29, 2026
HomeDaerah188 Bendahara KDKMP Bone Disiapkan Bersertifikat, Bupati Tekankan Akuntabilitas Keuangan

188 Bendahara KDKMP Bone Disiapkan Bersertifikat, Bupati Tekankan Akuntabilitas Keuangan

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM, BONE — Pengelolaan keuangan 188 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Bone mulai diperkuat melalui persiapan pelatihan dan sertifikasi kompetensi bendahara. Langkah ini diarahkan untuk memastikan keuangan koperasi dikelola secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, menegaskan bahwa kompetensi bendahara menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan dan keberlanjutan koperasi. Pengelolaan keuangan tidak boleh sekadar berjalan secara administratif, tetapi harus memenuhi standar profesional dan ketentuan yang berlaku.

Penegasan itu disampaikan saat membuka Rapat Persiapan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Bendahara KDKMP Kabupaten Bone di Aula Lateya Riduni, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, Kamis (29/10/2026).

Sebanyak 188 bendahara menjadi sasaran program tersebut. Jumlah ini sekaligus menunjukkan besarnya tanggung jawab dalam membangun tata kelola keuangan koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

“Pengelolaan koperasi harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Karena itu, peningkatan kompetensi para bendahara menjadi hal yang sangat penting agar keuangan koperasi dikelola secara tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Andi Asman.

Sertifikasi Bukan Sekadar Formalitas

Bupati meminta para peserta memanfaatkan pelatihan dan sertifikasi untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dalam menjalankan fungsi pengelolaan keuangan koperasi.

Menurutnya, bendahara memiliki posisi strategis dalam memastikan pencatatan administrasi, pengelolaan transaksi, dan pertanggungjawaban keuangan berjalan dengan baik.

“Sebanyak 188 peserta yang mengikuti program ini diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, koperasi akan semakin sehat, mandiri, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Penguatan kompetensi tersebut menjadi penting karena keberhasilan koperasi tidak cukup diukur dari terbentuknya organisasi atau dimulainya kegiatan usaha. Kemampuan pengurus menjaga ketertiban keuangan dan mempertanggungjawabkan pengelolaannya juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan anggota.

Karena itu, pelatihan dan sertifikasi diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan persyaratan administratif, tetapi benar-benar menghasilkan bendahara yang mampu menerapkan tata kelola keuangan sesuai standar kompetensi.

Tata Kelola Menentukan Kepercayaan Anggota

Pemkab Bone berharap peningkatan kapasitas bendahara dapat memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan KDKMP. Dengan pencatatan yang tertib dan pertanggungjawaban yang jelas, anggota koperasi diharapkan memiliki kepercayaan lebih besar terhadap pengelolaan usaha bersama.

Program ini merupakan tindak lanjut Kebijakan Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Bendahara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Kementerian Koperasi Tahun 2026.

Melalui program tersebut, Pemkab Bone mendorong KDKMP berkembang bukan hanya sebagai lembaga ekonomi di desa dan kelurahan, tetapi juga menjadi penggerak kegiatan usaha yang dikelola secara profesional dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bone beserta jajaran terkait. (Yus/*)

 

spot_img

Headline

spot_img
spot_img