32.1 C
Makassar
Sunday, October 18, 2026
HomeEkbisSulsel Expo di Gowa Bidik Perputaran Rp10 Miliar, UMKM Lokal Didorong Rebut...

Sulsel Expo di Gowa Bidik Perputaran Rp10 Miliar, UMKM Lokal Didorong Rebut Peluang

- Advertisement -

GOWA, SULSELEKSPRES.COM – Peluang perputaran ekonomi hingga Rp10 miliar dalam Sulsel Expo UMKM dan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah 2026 menjadi momentum bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar. Pemerintah Kabupaten Gowa pun mendorong agar kesempatan tersebut tidak berhenti pada pameran, tetapi berlanjut menjadi kemitraan usaha yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Komitmen itu ditunjukkan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat menghadiri hari kedua Sulsel Expo UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah di Taman Sultan Hasanuddin, Kabupaten Gowa, Sabtu (17/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Darmawangsyah menyambut dan mendampingi kedatangan Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, bersama Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah pejabat kementerian.

Di tengah antusiasme pengunjung yang memadati arena pameran, Darmawangsyah menyambut baik dorongan pemerintah pusat agar UMKM mengambil bagian lebih besar dalam ekosistem ekonomi haji dan umrah.

Menurutnya, peluang tersebut perlu dimanfaatkan untuk memperluas akses pemasaran produk lokal, meningkatkan daya saing, dan membuka ruang kemitraan yang berkelanjutan.

“Penguatan UMKM perlu diarahkan pada terbukanya akses pasar yang lebih luas. Pelaku usaha lokal harus memiliki kesempatan untuk mengembangkan produknya dan menjangkau pasar yang potensial, termasuk ekosistem ekonomi haji dan umrah,” kata Darmawangsyah, Sabtu malam.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dapat membuka peluang baru bagi pelaku UMKM daerah.

“Harapannya, kegiatan ini dapat membuka peluang kemitraan dan mendorong produk UMKM daerah semakin kompetitif, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” lanjutnya.

Menteri Dorong Perputaran Ekonomi Tetap di Daerah

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, dalam sambutannya mendorong pelaku UMKM Sulawesi Selatan agar menangkap peluang ekonomi dari penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

Ia menyoroti potensi perputaran ekonomi yang diperkirakan mencapai Rp10 miliar dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, produk yang dibutuhkan jemaah perlu diupayakan tersedia dari pelaku usaha dalam negeri agar nilai ekonomi dapat dinikmati masyarakat sendiri.

“Kita berpikir dan berupaya bagaimana tidak perlu dikirim ke sana. Jemaah cukup membeli di sini sehingga perputaran uangnya pun cukup di sini,” ungkapnya.

Dorongan tersebut menempatkan UMKM bukan sekadar sebagai peserta pameran, melainkan sebagai pelaku usaha yang berpeluang masuk ke rantai pasok kebutuhan haji dan umrah.

Jika ditindaklanjuti melalui kerja sama usaha dan perluasan jaringan pemasaran, peluang itu dapat menjadi jalan bagi produk lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

200 Stan UMKM Ramaikan Expo

Sulsel Expo UMKM dan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah 2026 menghadirkan sekitar 200 stan UMKM. Berbagai kegiatan bernuansa religius turut mewarnai rangkaian acara sejak pembukaan hingga penutupan yang dijadwalkan berlangsung Minggu (18/10/2026).

Penyelenggara menargetkan kegiatan selama tiga hari tersebut dapat menarik sekitar 25.000 pengunjung dari berbagai daerah, khususnya Sulawesi Selatan.

Pada malam puncak, penyelenggara juga menghadirkan penyanyi lagu-lagu religi, Opick, untuk menghibur pengunjung yang memadati kawasan Taman Sultan Hasanuddin.

Sejumlah pejabat turut hadir pada hari kedua kegiatan, di antaranya Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Ketua DPRD Sulawesi Selatan A. Rachmatika Dewi, Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Jaenal Effendi, Kapolresta Gowa Kombes Pol Muh. Yusuf Usman, serta Ketua DPRD Gowa Fahmi Adam.

Bagi Kabupaten Gowa, expo ini menjadi momentum untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan peluang pasar yang lebih luas. Tantangan berikutnya ialah memastikan promosi dan transaksi selama kegiatan dapat berlanjut menjadi kerja sama bisnis yang nyata dan berkelanjutan. (PS/*)

spot_img

Headline

spot_img
spot_img