29.7 C
Makassar
Wednesday, October 28, 2026
HomeHeadlineUtang Daerah dan Hak ASN Jadi Prioritas Darmawangsyah Usai Definitif Bupati Gowa

Utang Daerah dan Hak ASN Jadi Prioritas Darmawangsyah Usai Definitif Bupati Gowa

- Advertisement -

— Tanpa APBD Perubahan 2026, Pemkab Gowa Dikejar Penyelesaian Kewajiban dan Percepatan Anggaran

GOWA, SULSELEKSPRES.COM — Penyelesaian utang daerah, pembayaran hak aparatur sipil negara (ASN), dan percepatan anggaran pembangunan menjadi pekerjaan utama Darmawangsyah Muin setelah resmi dilantik sebagai Bupati Gowa untuk sisa masa jabatan 2025–2030.

Agenda tersebut menjadi tantangan penting bagi pemerintahan Kabupaten Gowa, terlebih daerah ini tidak memiliki APBD Perubahan 2026 di tengah persoalan internal pemerintahan sebelumnya. Pemerintah daerah dituntut menuntaskan kewajiban keuangan yang tertunda sekaligus memastikan program pembangunan tetap berjalan optimal.

Darmawangsyah Muin dilantik oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, di Baruga Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Rabu (28/10/2026).

Ia mengatakan, pembenahan internal pemerintahan dan keuangan daerah telah dimulai sejak dirinya menerima surat keputusan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa. Langkah tersebut, menurutnya, akan dilanjutkan dengan fokus pada penyelesaian kewajiban dan pelaksanaan program prioritas setelah dirinya definitif menjabat sebagai bupati.

“Setelah definitif ini, kita fokus ke program. Tahun ini kita akan menyelesaikan persoalan internal ASN maupun persoalan anggaran, terutama kewajiban APBD kepada pihak ketiga,” tegasnya.

Utang dan Hak Pegawai Jadi Perhatian

Darmawangsyah menyebut pembayaran utang daerah, gaji, honorarium, serta hak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk pegawai paruh waktu, menjadi bagian dari prioritas pemerintahannya.

Menurut dia, pembenahan yang telah berjalan mulai mengurai sejumlah persoalan keuangan, termasuk kewajiban yang berasal dari tahun anggaran sebelumnya.

“Alhamdulillah, utang 2025 dan 2026 sudah mulai terurai. Tahun ini kita fokus menyelesaikan persoalan keuangan yang berdampak langsung kepada ASN maupun masyarakat umum,” jelasnya.

Penyelesaian kewajiban tersebut menjadi penting agar hak pegawai dapat terpenuhi dan hubungan pemerintah daerah dengan pihak ketiga tetap terjaga. Di saat yang sama, pemerintah perlu memastikan pengelolaan anggaran berjalan sesuai ketentuan dan tidak menghambat pelayanan publik.

Kejar APBD Pokok dan Program Prioritas

Selain menyelesaikan kewajiban yang tertunda, Pemkab Gowa juga mendorong percepatan penyusunan dan penetapan APBD pokok dengan mengacu pada program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta visi-misi pemerintah daerah.

Darmawangsyah berharap dukungan DPRD dapat mempercepat proses tersebut sehingga program pembangunan memiliki landasan anggaran yang jelas dan bisa segera dijalankan.

“Saya berharap DPRD mendukung seluruh program agar APBD pokok kita bisa menjadi yang tercepat di Sulawesi Selatan,” tambahnya.

Percepatan APBD menjadi salah satu agenda strategis karena pemerintah daerah harus menjaga kesinambungan pembangunan di tengah keterbatasan ruang fiskal dan kewajiban keuangan yang masih perlu diselesaikan.

Gubernur Minta Semua Pihak Dirangkul

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, berharap Darmawangsyah dapat menjalankan amanah dengan baik dan menuntaskan kewajiban pemerintahan melalui koordinasi yang kuat bersama pemerintah provinsi.

“Manfaatkan setiap waktu untuk pelayanan masyarakat dan menyelesaikan kewajiban. Kami di Pemprov Sulsel akan selalu hadir untuk mendukung. Rangkul kembali semua pihak dan jaga koordinasi agar berjalan lancar,” ujarnya.

Pesan tersebut menekankan pentingnya konsolidasi pemerintahan agar penyelesaian persoalan internal tidak menghambat pelayanan masyarakat dan pelaksanaan pembangunan daerah.

Selain pelantikan bupati, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pengukuhan Andi Tenri Indah Darmawangsyah sebagai Bunda PAUD, Bunda Forum Anak, dan Bunda Literasi Kabupaten Gowa. Pengukuhan ini diarahkan untuk memperkuat pendidikan anak usia dini, pemenuhan hak anak, serta pengembangan budaya literasi.

Kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Gowa, anggota DPRD provinsi dan kabupaten, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, kepala SKPD, serta para camat lingkup Pemkab Gowa. (PS)

spot_img

Headline

spot_img
spot_img