Ini Kendala Pembangunan Pasar Sentral Ternak Moderen Pemkot Makassar

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berencana membuat sentral pasar ternak moderen seluas 2 Hektare, di daerah Kecamatan Manggala.

Sentral pasar ternak moderen itu rencanakan akan dibangun berdampingan dengan Rumah Pemotongan Hewan (RPH), Jalan Tamangapa Raya. Hanya saja di kawasan tersebut terkendala dengan hak milik lahan.

“Rencananya Pemkot mau beli lahan sebelah, RPH. Tetapi lahannya bermasalah, karena adanya tumpang tindih kepemilikan lahan, sehingga kita tidak berani membeli lahan itu,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Makassar Abdul Rahman Bando saat membuka pelatihan pelatihan penerapan teknologi hasil peternakan “Pembuatan Silase”, di UPT Pusat Kesehatan Hewan Kota Makassar, Jalan H Mahsun Dg Nompo, Selasa (4/9/2018).

Abdul Rahman menambahkan, di sentral pasar ternak modern, juga akan dibangun RPH modern serta akan disatukan dengan UPT Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan).

“Jadi kedepan Puskeswan dan RPH satu pintu. Jadi tidak ada ternak lolos ke RPH kalau belum lolos proses pemeriksaan kesehatan. Mungkin peternak merasa berat, tapi tidak ada niat kami menyusahkan. Kami hanya ingin memastikan setiap hewan yang disembelih dagingnya sehat untuk dikonsumsi,” pungkasnya.